-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Timses Eri-Hi Ngamuk Tak Terima Teguran Panwascam

    , Monday, November 02, 2020 WIB Last Updated 2020-11-03T13:50:32Z

    Senin (2/11), timses ricuh lantaran tidak terima teguran panwascam Kilo
    (Sumber: suarasemesta.com)

    Dompu (postkotantb.com)- Kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Nomor Urut 1, Hj. Eri Aryani dan H. Ikhtiar di Lapangan Sepakbola Desa Taropo, Kecamatan Kilo, Senin (02/11) ricuh. Peristiwa ini terjadi lantaran, Tim sukses paslon tidak terima teguran langsung Panwascam Kilo.


    Akibat teguran tersebut, beberapa timses paslon ngamuk dan sempat emosi, bahkan sempat ada aksi saling dorong. Hal ini pun, membuat suasana menjadi panas hingga sempat terjadi cekcok dan tarik menarik paksa microfone. 


    Adu argumen pun terjadi hingga diluar area kampanye. Sempat terlihat anggota DPRD asal Kilo, Drs. M. Yamin ikut menentang perlakuan lembaga addhoc Pengawas Pemilu ini. 


    Darwis Hb sebagai timses mengaku, pihaknya tidak terima, karena mengetahui ada upaya paksa yang dilakukan oleh pihak Panwascam Kilo. Dia menuntut agar pemberian teguran panwascam tidak tebang pilih.


    "Kami sangat memahami tentang bunyi pasal dan ayat yang terkandung dalam PKPU. Kami tidak terima perlakuan ini dan kami minta semua kontestan pemilu diberi kesempatan yang sama,"ketusnya.



    Ketua Panwascan Kilo, Ady Ardiansah, teguran itu disebab oleh jumlah kerumunan massa melebihi ketentuan dan ketidakpatuhan  pada protokol Covid-19. Berdasarkan PKPU 13 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana Non Alam Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19), pada masa pandemi tidak dibolehkan kampanye yang mengundang orang banyak dan menggunakan acara-acara musik.


    "Tugas kami sebagai pengawas, saat ini bukan hanya mengawasi tindakan pidana pemilu. Tetapi juga menindak pelanggar protokol covid-19," tegasnya. 


    Sebelumnya, lanjut dia, Panwascam terbitkan surat teguran tertulis dan memberi waktu satu jam untuk mematuhi dan menertibkan kerumunan massa kampanye. Namun, teguran tersebut diabaikan dan timses bersangkutan malah melanjutkannya menggunakan alat musik.


    Kondisi pun perlahan-lahan mulai mendingin. Perdebatan diantara kedua kubu itu mereda, karena kedua kubu saling memahami tupoksi masing-masing.(rin/SS)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini