26 Warga Meninting Lombok Barat Mundur Dari Program PKH

Desa Meninting Lombok Barat mulai melabelisasi PKM penerima program PKH pada tahun 2020

Lombok Barat (postkotantb.com)- Desa Meninting Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok barat merupakan Desa pertama dan satu satunya di tahun 2020 yang melaksanakan labeling rumah penerima bantuan PKH dan BPNT. Selama satu minggu sebanyak 429 rumah KPM PKH di Desa Meninting di labelisasi. Akhirnya 26 warga Mundur dari Program Kemensos itu karena sadar akan kesejahteraannya.


Lebih kerennya, Kegiatan labelisasi ini seutuhnya didanai oleh Kepala Desa Meninting H. Iskandar Zulkarnain SH secara pribadi. Dalam melaksanakan kegiatan ini Kepala Desa dibantu oleh seluruh perangkat Desa Meninting, Kadus, Ketua RT dan Pendamping sosial PKH Kecamatan di Lombok Barat.


Kepala Desa Meninting H. Iskandar Zulkarnain, SH mengatakan bahwa tujuan dari labelisasi ini adalah untuk mendukung Program Pemerintah yang sangat baik agar bantuan tepat sasaran dan target dari program PKH tercapai. Akan tetapi tetap prosesnya tetap dengan langkah persuasif, sehingga tidak ada gesekan dimasyarakat.


“Setelah labelisasi sebanyak 26 orang peserta PKH telah bersedia mengundurkan diri dari kepesertaanya karena sudah merasa sejahtera,”Ungkapnya, senin (28/12).


Menurutnya, pihak Desa sengaja melabelisasi rumah penerima bantuan dengan kalimat “Penerima Bantuan PKH” agar tidak menyinggung perasaan dari penerima bantuan PKH. Jika KPM PKH mengundurkan diri dari peserta PKH maka rumah yang telah dilabelisasi akan di cat kembali sesuai dengan warna aslinya.


Lebih lanjut Kata Kades, Pihak Desa Meninting berencana akan mengapresiasi KPM PKH yang mengundurkan diri dari peserta PKH dengan membuat acara ceremony karena menurutnya, sikap mengundurkan diri dari PKH adalah bagi orang yang sadar dan percaya diri serta memiliki jiwa kemandirian. Sebab, tidak mudah berhenti dimasa pendemi corona ini. Jadi, pihak desa harus mengapresiasinya.


“Peserta PKH yang memang sudah sejahtera agar mengundurkan diri dari PKH dengan kesadaran penuh dan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan PKH ini,” Imbaunya dengan penuh pengharapan.(RZ)