Tiga Kecamatan di Lombok Tengah Teredam Banjir

Di Pujut, banjir melanda Dusun Baturiti Desa Kuta dan Dusun Muntung
Montase TNI-Polri turun ke lokasi banjir
Montase TNI-Polri turun ke lokasi banjir

Lombok Tengah (postkotantb.com) - Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tiga kecamatan di Lombok Tengah terendam air. Banjir di Kecamatan Pujut paling parah selain banjir di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Di Pujut, banjir melanda Dusun Baturiti Desa Kuta dan Dusun Muntung Demong Desa Mertak. Di Kecamatan Praya Barat di Desa Selong Belanak dan Desa Bonder.

Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K bersama Dandim Lombok Tengah Letkol INF I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP didampingi Kapolsek Kuta Iptu Muh. Fajri, S.Trk turun ke lokasi titik banjir yaitu di Dusun Baturiti Desa Kuta dan Dusun Muntung Demong, Desa Mertak.

"Saya bersama Dandim turun ke lokasi guna memastikan keamanan bagi masyarakat atau warga yang terdampak banjir," kata kapolres.

Sejak pukul 20.00 wita Sabtu (30/1) pihaknya sudah menerima laporan bahwa adanya banjir yang melanda beberapa wilayah Lombok Tengah akibat hujan lebat yang mengguyur. Puluhan personel Polres Lombok Tengah diturunkan sejak menerima laporan tersebut beserta perlengkapan seperti perahu karet, kano, tali, pelampung dan gergaji mesin untuk mengantisipasi adanya warga yang butuh dievakuasi.

"Untuk personel kita sudah terjunkan di beberapa titik banjir dengan perlengkapan lengkap, untuk membantu evakuasi warga yang terdampak," jelasnya.

Setelah melakukan pengecekan dibeberapa lokasi sementara belum ada laporan terkait adanya korban jiwa akibat banjir tersebut. Untuk kerugian materi masih belum bisa didata, mengingat warga ada yang mengungsi di wilayah dataran tinggi dan ada pula yang bertahan di rumah masing-masing.

Sementara itu, Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, mengakui kendati Kecamatan Pujut paling parah, namun tidak semua terendam banjir. Hanya beberapa titik.

Selanjutnya masyarakat yang terdampak sudah di evakuasi ke tiga tempat pengungsian yakni Lokasi Bazar Mandalika, Warung Pemuda Dusun Mong 1 Desa Kuta dan Mushola Dusun Bunut HPL 94.

Personel gabungan dari Kodim 1620/Loteng, Polres, BPBD, Tagana, dan Sat Pol PP juga disiagakan di lokasi untuk membantu masyarakat terdampak banjir.

Pihaknya memastikan, saat ini banjir di wilayah tersebut berangsur-angsur surut. Sejumlah masyarakat pun telah kembali beraktivitas.

Sementara dari BPBD Loteng saat ini sudah menyerahkan bantuan berupa selimut, makanan ringan, hambal, air mineral diterima kepada warga terdampak banjir. (AP)