56 IKM Lotim Ikut Pra Inkubasi Bisnis

Para pelaku IKM di Lombok Timur ini memiliki semangat berusaha tinggi, sehingga sangat layak untuk

 Mataram (postkotantb.com) - Demi menggenjot semangat Industri Kecil Menengah (IKM) se Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Science Tehnology and Industrial Park (STIPark) NTB akan mengikutsertakan sebanyak 56 IKM untuk mengikuti program Pra inkubasi bisnis.

Jumlah tersebut merupakan hasil dari pendataan tim STIPark saat kegiatan verifikasi lapangan yang diadakan pekan lalu, selama empat hari. Kepala Seksi Kerjasama Kepala Seksi Kerjasama bisnis dan Eduwisata Teknologi STIPark NTB, Lale Ira Amritasari, ST, memprediksi, jumlah IKM  akan mengalami penambahan.

VERIFIKASI: STIPark melaksanakan kegiatan pendataan dan verifikasi IKM di Lombok Timur
VERIFIKASI: STIPark melaksanakan kegiatan pendataan dan verifikasi IKM di Lombok Timur

Sebelumnya, STIPark mentargetkan sebanyak 200 IKM yang terverifikasi. "Ini masih sebagian dan bakal terus bertambah. Sebab masih banyak yang belum terdaftar," ungkap Ira dikonfirmasi diruangkerjanya, Selasa (16/2).

Menurut rencana, program inkubasi bisnis untuk IKM Lotim ini akan di mulai awal Maret secara serentak bersama peserta lainnya. Lebuh lanjut, kegiatan verifikasi data IKM, selain untuk mendapatkan data riil jumlah IKM, STIPark dapat melihat dan mengar langsung tentang kondisi IKM, khususnya di Lotim.

"Dengan cara seperti ini, para pelaku IKM mampu menjelaskan secara langsung bagaimana proses pengolahan dan kendala yang dihadapi selama proses produksi," imbuhnya.

"Para pelaku IKM di Lombok Timur ini memiliki semangat berusaha tinggi, sehingga sangat layak untuk mendapatkan atensi dan perhatian dari pemerintah. Salah satunya melalui Program Pra Inkubasi Bisnis STIPark NTB," jelasnya.

Ke depan, para peserta Inkubasi Bisnis akan di intervensi dengan pola berusaha terbimbing. Kelasnya terlaksana mingguan, di luar Area STIPark NTB, selama 1 Tahun. Proses pembelajaran akan dilaksanakan dengan materi Pengetahuan Usaha Olahan, Peningkatan Kompetensi Sistem Produksi, Jejaring Usaha dan Perijinan sekaligus Standarisasi.

Sebaliknya, berkaitan dengan peningkatan Sistem Produksinya meliputi teknik pabrikasi dan teknik kemasan, dengan pemateri dari kalangan Pelaku Usaha Sukses NTB, Mitra STIPark, Praktisi Olahan dan Sistem Produksi, serta dari Pemerintah.

"Program Pra Inkubasi Bisnis ini akan melahirkan usaha-usaha baru di Bidang Olahan dan Permesinan. Usaha - usaha yang baru lahir ini selanjutnya menjadi binaan dari Dinas Teknis terkait," tandasnya.(RIN)