Jabatan Bupati Berakhir, Yel Yel Maju NTB 1 Menggema

 Lombok Tengah (postkotantb.com) - Detik detik pelepasan jabatan Bupati HM. Suhaili dan wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL. Fathul Bahri, orang nomor satu di lingkup Pemda Loteng ini, di dorong maju sebagai calon Gubernur NTB mendatang.

Acara pelepasan Bupati dan Wabup Loteng, di lakukan di pendopo 1 Bupati setempat, Selasa malam (16/02).

Dalam pidatonya PLH Sekda Loteng HL. Idham Khalid mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdian yang telah diberikan oleh Bupati dan wakil Bupati Loteng.

Jabatan Bupati Berakhir, Yel Yel Maju NTB 1 Menggema

"Khusus untuk Bupati, kami ucapkan terimakasih, sedangkan untuk Wabup, insyaallah kita akan bersua lagi dengan moment sebagai Bupati, sebab kemarin beliau menang dalam Pilkada Loteng, bersama Dr H. Nursiah," bebernya.


Diakuinya, dikalangan birokrasi Loteng, dengan misi dan visi yang telah dilahirkan, selama 10 tahun. Telah banyak memberikan ilmu dan pengalaman, yang dulunya pemikiran baku menjadi cair, sehingga pihaknya optimis, selama 5 tahun menjabat sebagai wakil Bupati, insyaallah metode memimpin bupati terpilih akan sama, sehingga pembangunan yang ada tinggal dilanjutkan.

"Insyaallah, di bawah pimpinan baru, gebrakan bapak bupati kita, akan dilanjutkan oleh bapak HL. Fathul Bahri," yakinnya.

Sementara itu dalam pesan dan kesan Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho, mengaku sampai saat ini, pihaknya baru menjabat sebagai Kapolres Loteng, tepat ke 8 bulan. Selama bersua dengan bapak Bupati,banyak pengalaman dan kesan bersama beliau, terutama dalam penanganan Covid-19.

"Suhaili memang hebat, menghadapi masalah selalu tepat sasaran, termasuk penanganan Covid-19 di Loteng," katanya.

Dikatakan, dibawah kepemimpinan beliau, sepertinya wajah Loteng telah berubah, utamanya setelah berhasil mendorong pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Sementara itu Wabup Loteng HL. Fathul Bahri mengaku, selama menjabat bersama bapak Bupati. Banyak sekali ilmu yang pihaknya dapatkan, dan itu tentunya sebagai bekal, dalam melanjutkan kepemimpinan beliau, untuk menjadikan Loteng lebih baik dan bermartabat.

"Beliau adalah panutan sekaligus guru saya, saya dapatkan banyak sekali ilmu sebagai seorang pimpinan," katanya.

Saking banyaknya ilmu yang ia dapatkan, kendati beliau tidak lagi menjabat sebagai Bupati Loteng lagi, namun ilmu dan pemikiran beliau masih diharapkan. Oleh karenanya, nantinya setelah pihaknya resmi sebagai Bupati Loteng, pihaknya akan tetap merangkul dan meminta patwa dan petunjuk dalam membangun Loteng lebih baik.

Sementara itu Bupati Loteng HM. Suhaili minta maaf, sekiranya dalam memimpin Loteng 10 tahun, ada salah dan keinginan masyarakat Loteng belum kesampaian, pihaknya atas nama diri dan keluarga minta maaf.

"Yang namanya manusia tempat salah dan lupa, mohon kiranya jika selama 10 tahun bersama ada salah dan hajatan masyarakat Loteng belum kesampaian, mohon di maafkan," pintanya.

Diakuinya, masih banyak keinginan masyarakat Loteng belum ia penuhi, dan diakhir jabatannya, pihaknya minta maaf.

Selanjutnya, kepada para kepala dinas dan pimpinan baru, pihaknya berharap semua keluhan dan keinginan masyarakat untuk segera dipenuhi.

"Silahkan kalian semua untuk lebih peka, dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," pintanya.

Selama 10 tahun sebagai Bupati, tentunya segala prestasi yang sudah diraih Loteng, itu semata mata hasil masyarakat Loteng, bukan hasil Suhaili Pathul. Terhadap prestasi dan pembangunan Loteng, pihaknya mengamanahkan untuk dijaga dan di pertahankan serta ditingkat, khususnya kepada bupati dan wakil bupati terpilih. (AP)