DPD KNPI Loteng, Peduli Korban Banjir

Sekretaris DPD KNPI Loteng, Adi Bagus Karya saat memberikan bantuan korban Banjir

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Lombok Tengah (Loteng), mengunjungi Ponpes Modern Samsul Ma'arif Kabul Praya Barat Daya Loteng, yang terkena banjir kemarin.

Sekretaris DPD KNPI Loteng Adi Bagus Karya Putra mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan informasi, banjir menimpa Ponpes Samsul Ma'arif Kabol Kecamatan Praya Barat Daya Loteng, pihaknya saat itu langsung menghubungi ketua DPD KNPI Loteng (Bung Roket).

Dimana saat itu pihaknya membahas masalah musibah yang melanda ponpes tersebut dan memberikan bantuan. "Semenjak saya dapatkan informasi, ponpes Syamsul Ma'arif Kabol dilanda Banjir, langsung saya hubungi ketua DPD KNPI, guna membahas langkah yang akan kita ambil," katanya, Senin (15/03).

Sore tadi lanjut anggota DPRD Loteng ini, pihaknya bersama rombongan langsung ke lokasi Ponpes tersebut, ternyata kondisinya cukup parah, beberapa sarana dan prasarana madrasah rusak. Yang paling menyedihkan, ada 5 orang santri yang hanyut, namun Alhamdulillah untung saja nyangkut di kayu besar yg akhirnya, mereka bisa menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah, akhir cerita pimpinan ponpes ini cukup melegakan, sebab kami kira 5 orang yang hanyut ini hilang, tapi Alhamdulillah mereka selamat," ungkapnya.

Selanjutnya, kedatangannya bersama ketua KNPI Loteng beserta rombongan guna melihat secara langsung kondisi ponpes dan membawakan bantuan.

Selain itu, kedatangannya juga ingin memberikan motivasi dan semangat kepada para santri, agar mereka tidak sok, atas Musibah tersebut. 

"Pada intinya, psikologis mereka harus segera di filter, agar mereka tetap semangat," ungkapnya. "Sedangkan bantuan yang kami bawa berupa Uang tunai, Semen untuk bangunan yang rusak. alat kebersihan berupa sapu, bak sampah, sampai pengepel, dan beras mie instan untuk santri yg mondok," sambungnya.

Semoga apa yang dilakukan oleh keluarga besar KNPI ini, bisa mengobati dan penyemangat bagi pembina yayasan, serta siswa siswi dan masyarakat setempat.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, setelah pihaknya bersama rombongan tiba di lokasi banjir, belum terlihat ada bantuan dari pemerintah, ataupun lembaga lainnya. Oleh karena itu pihaknya berharap, ada bantuan yang diberikan kepada santri ataupun masyarakat, sebagai bentuk penyemangat dan rasa kemanusiaan antar sesama.

Dan yang terakhir, pihaknya berharap musibah ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran kepada seluruh masyarakat Loteng secara khusus, untuk lebih waspada. Apalagi saat ini hujan dan angin kencang masih terus terjadi, kewaspadaan dan berdoa itulah yang paling utama. (AP)