Sidang Paripurna DPRD Loteng Digelar Perdana

HL. Fathul Bahri-HM Nursiah Paparkan Misi Membangun Loteng

PARIPURNA: Bupati Lombok Tengah, HL. Fathul Bahri menyampaikan misi visi membangun Loteng dalam sidang paripurna dewan
Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah (Loteng) digelar, Senin (01/03), merupakan sidang paripurna perdana, Bupati dan wakil Bupati Loteng, HL. Fathul Bahri dan HM Nursiah, setelah Jum'at lalu dilantik, sebagai Bupati dan wakil Bupati Loteng.

Hadir dalam persidangan tersebut, Ketua DPRD Loteng, Plt Sekwan, para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, para Kabag, Camat, dan Forum Kepala Desa Loteng serta jajaran KPU dan Bawaslu.

Dalam pidatonya Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri, S.Ip memaparkan visi dan misi membangun Loteng. Dimana, pihaknya bersama HM. Nursiah sudah sepakat melanjutkan pembangunan yang ditinggalkan oleh HM. Suhaili. Di mana saat itu dia menjabat sebagai wakil.

"Saya bersama wakil Bupati Loteng HM. Nursiah sudah sepakat, membuat jargon atau misi visi mewujudkan Loteng Bersatu Jaya (beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya). slogan ini tak jauh beda dengan slogan sebelumnya. Mengingat slogan tersebut telah mampu memberikan epek positif terhadap pembangunan di Loteng. Sehingga tidak salah slogan tersebut diusung menjadi misi dan visi menjadikan Loteng lebih baik," ujarnya.

Pihaknya akan meningkatkan kolaborasi dengan elemen pemerintahan lainnya dan akan tetap menjaga hubungan baik dengan pihak TNI – Polri, Kejaksaan Negeri Loteng, PN Praya, PA Praya dan instansi-instansi vertikal pemerintah.

Kemudian dunia usaha, partai politik, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, organisasi pelajar, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh pemuda, tokoh wanita, singkatnya akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Loteng.

Proses pembangunan lima tahun sebelumnya juga merupakan proses pembangunan di mana pihaknya waktu itu sebagai Wakil Bupati dan HM. Nursiah sekda Loteng ada di dalamnya. Dalam kesempatan ini, Bupati Loteng mengajak seluruh pihak bahu membahu dalam membangun daerah, serta menghadapi sejumlah tantangan.

Antara lain persiapan perhelatan MotoGP tahun 2021. Sedangkan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, masih terus dikerjakan agar Loteng bisa menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi itu. Tantangan lain yakni penataan birokrasi, Selain itu, kami akan terus berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pihak swasta.

"Sehingga birokrasi kita dari waktu ke waktu menjadi lebih baik," imbuhnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pemkab Loteng akan segera melakukan refocussing anggaran untuk penanganan Wabah Covid-19. Ia berhara adanya dukungan penuh segenap Anggota DPRD Loteng, sehingga refocussing tersebut dapat berjalan dengan mudah.

Dia menyebut, makna misi dan visi tersebut salah satunya merawat Akhlaqul karimah dalam kehidupan bermasyarakat, mencapai sumber daya manusia yang cerdas, mandiri dan unggul. pelayanan umum pemerintahan yang mudah, cepat dan bersih. pembangunan ekonomi yang berkeseimbangan dan berkelanjutan, didukung infrastruktur berkualitas dan melestarikan serta mengembangkan nilai-nilai budaya luhur.

Pihaknya juga telah mencanangkan program 100 hari kerja dengan target capaian Pembangunan Loteng, citra personil kepala daerah, citra kelembagaan Pemerintah dan relasi antar Kepala Daerah dan masyarakat di akar rumput (jejaring).

Selain itu terdapat delapan cluster teknis yang dapat digunakan untuk mempertahankan marwah Loteng dalam 100 hari kerja.Terdiri dari program utama dan program penunjang. Program utama merupakan rancangan program yang ditujukan secara langsung ke masyarakat dengan kegiatan yang dilakukan secara konkrit dengan penggunaan biaya yang kecil.

Ketua DPC Gerindra Loteng ini menambahkan, beberapa pembangunan yang ada akan terus ditingkatkan kwalitasnya. Misalnya peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B,  perbaikan pola pelayanan rumah sakit yang ramah, senyum, sapa dan melayani.

Selanjutnya digitalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik di rumah sakit, puskesmas, Dukcapil, pariwisata dan perizinan. Akan Diwujudkan dalam bentuk aplikasi. Audit kinerja PDAM dan RSUD.

Penambahan loket pelayanan adminduk di 12 Kecamatan, RSUD, 5 Puskesmas BLUD, pasar Renteng dan pasar Jelojok. Penataan kelayakan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di kota Praya. Para ASN akan dilakukan assessment, evaluasi dan jobfit, serta Mengoptimalisasi disiplin dan pakaian kerja.

Sementara itu, Ketua DPRD Loteng M. Tauhid berharap, semua visi, misi, ide dan gagasan pemerintahan, segera dirumuskan dalam RPJMD. Nantinya akan ditetapkan dengan peraturan daerah yang akan disetujui bersama DPRD Loteng.

”RPJMD tersebut, akan menjadi kamus besar dan pandu arah pembangunan Loteng lima tahun ke depan. kemudian terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi, terutama bencana non alam covid 19 turut menjadi tantangan kita bersama dalam upaya percepatan pembangunan Loteng ke depan. Kami tetap mengajak segenap warga Loteng agar senantiasa menaati protokol kesehatan sebagai bentuk ikhtiar kita bersama agar pandemi ini segera berakhir," tutupnya.(AP)