Tiga Siswa MTsN I Loteng, Lolos Lomba KOS MI Tingkat Nasional

SISWA MTsN I Loteng saat mengikuti lomba Kos Mi melalui online tingkat Nasional

Lombok Tengah (Poskotantb.com) - Tiga orang siswa MTsN I Lombok Tengah (Loteng), masuk semi final lomba Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (Kos Mi), tingkat Nasional.

Tiga siswa tersebut masing- masing Anggun Rahayu, (IPA). M. Rifki Alfarizi (IPA) dan Hendri Trisna Arifin (Matamatika). 

Kepala MTsN I Loteng H. Abdul Fatah di ruang kerjanya Senin (15/03) mengaku bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh siswanya, dalam lomba Kos Mi, tingkat nasional, yang diselenggarakan oleh Surya Institut Jakarta.

"Alhamdulillah, kemarin saya menerima laporan kalau siswanya masuk dalam semi final lomba Kos Mi tingkat nasional," katanya.

Kendati masih semi final, namun pihaknya sangat bersyukur. Lolos dalam lomba ini sangat sulit, sebab pada babak penyisihan jumlah peserta sebanyak  400 orang lebih. 

"Anak anak kami masih akan bertanding lagi, untuk menuju final. Lolos ke semi final saja sangat sulit, sebab lomba ini diikuti oleh 400 peserta se-Indonesia," terangnya.

Dikatakan, lomba Kos Mi ini dilakukan dengan cara online, mulai dari tanggal 27 February, dan untuk semi final akan dilaksanakan besok tanggal 27-28 Marat.

Selanjutnya, masih adanya jeda waktu, pihaknya akan semakin intens memberikan pembinaan, agar tiga orang siswanya ini, bisa lolos sebagai juara pertama tingkat Nasional.

"Kami punya waktu tinggal beberapa hari kedepan. Waktu ini akan kami manfaatkan untuk kita berikan pemantapan," ujarnya.

Diakuinya, prestasi yang telah diukir oleh siswa MTsN I Loteng, baik ditingkat provinsi hingga nasional, bukan kali ini saja. Artinya setiap ada event, baik melalui jalur undangan ataupun mendaftar, Alhamdulillah siswa MTsN I Loteng, tidak pernah ketinggalan dan selalu juara dan insyaallah dalam lomba Kos Mi ini, siswanya pasti akan dapat juara.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) kantor Kementerian Agama (Kemenang) Loteng, Muliadi MPdI mengaku bangga dengan prestasi yang diraih siswa madrasah. Dimana dalam lomba ini, ada 7 siswa madrasah yang lolos, masing masing untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah siswa berasal dari MA Mahmudien NW Muntung Gamang dan MA Qomarul Huda Bagu. Sedangkan untuk Madrasah Tsanawiyah MTsN I dan 5 Loteng.

Bagi madrasah yang siswanya lolos semifinal, pihaknya berharap, pembinaannya ditingkatkan. Mengingat dalam lomba tersebut diikuti oleh siswa siswa terbaik se Indonesia.

"Mohon kepada guru guru yang siswanya lolos di semifinal, pembinaannya ditingkatkan, masuk semifinal itu dijadikan sebagai filter untuk terus semangat," pintanya. "Dan Insyaallah dari kantor nantinya akan turun ke masing-masing madrasah yang lolos untuk memberikan semangat," sambungnya.

Selanjutnya kepada masing-masing kepala madrasah, utamanya bagi kepala madrasah yang siswanya tidak lolos dalam lomba ini, untuk dijadikan pembelajaran. Marilah berfikir dan iri hati kepada guru guru atau kamad yang sukses mengantarkan siswanya, artinya iri hati untuk berlomba lomba, agar bisa seperti mereka.

"Iri hati dalam berbuat kebaikan itu dibolehkan oleh agama, dan itu kita jadikan sebagai filter untuk berbuat dan meningkatkan prestasi siswa. Pada intinya marilah kita berlomba lomba dalam kebaikan," tutupnya.(AP)