Dewan Soroti Aset Daerah Loteng Banyak Yang Mangkrak

Ketua DPRD Loteng M. Tauhid

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Aset Daerah Lombok Tengah (Loteng), banyak yang tak terurus, sehingga mengakibatkan aset tersebut banyak yang mangkrak dan tidak bisa memberi  manfaat kepada masyarakat dan daerah.

Menyikapi hal itu, ketua DPRD Loteng M. Tauhid menegaskan, aset aset daerah yang mangkrak harus segera di tata ulang. Pasalnya aset daerah sangat mempunyai arti dan wajib hukumnya diselamatkan, sehingga nantinya bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama dalam meningkatkan PAD.

"Sejumlah aset yang mangkrak selama ini, pihak pemda harus mendata ulang secara rinci dan teratur, agar asas manfaatnya bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat dalam meningkatlan pendapatan daerah ," pintanya kemarin.

Salah satu aset yang cukup fantastis namun tidak terurus seperti, Aerotel yang ada di pusat kabupaten. Dimana Aerotel ini sudah bertahun-tahun tidak difungsikan dan terlantar alias mangkrak .

"Ini di pusat kota, apalagi di luar kota, pastinya banyak yang tidak terurus," katanya.

Selain itu, eks Kantor Bupati dan eks Kantor DPRD Loteng dan sejumlah Eks kantor dinas lainnya. Juga harus diinventarisir ulang semuanya. "Setelah beberapa SKPD bergabung jadi satu di kantor Bupati baru, saya harapkan semua Eks kantor segera di kelola dan kalau bisa difungsikan," ungkapnya

Untuk Eks kantor Bupati dan kantor DPRD Loteng lanjut Politisi Gerindra ini, pihaknya menyarankan agar tempat tersebut dijadikan lokasi pembangunan mega Mall dan pusat perbelanjaan untuk masyarakat Loteng dan dengan sendirinya PAD akan terdongkrak serta dapat menampung sekian banyak tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran. Harapnya.

“Melihat tempat yang strategis, saya menyarankan untuk dibangun Mall dan pusat perbelanjaan seperti Supermarket, terlebih lagi Loteng saat ini belum punya Mall dan Supermarket seperti kabupaten lain,” kata Tauhid menambahkan.

Kenapa harus demikian, sebab ke depan Loteng akan menjadi salah satu kabupaten dan pusatnya NTB, terutama setelah MotoGP di kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika beroperasi.

"Pokoknya Loteng harus segera ditata dengan baik, termasuk beberapa aset harus segera di manfaatkan dalam menopang keberadaan KEK Mandalika ," pungkasnya. (AP)