Cara Kepala Kanwil Kemenag NTB, Buat Kejutan Di Bulan Syawal 1442 H (5)

 

DISKUSI SANTAI ; Wartawan Poskotantb saat berdiskusi dengan Kepal Kanwil Kemenag NTB dan Dosen IAIN Mataram, membahas kondisi IPM NTB diruang tunggu Bizam Lombok kemarin 

(Poskotantb.com) - IPM NTB Masih Istiqomah, Kanwil Kemenag Boyong Direktur Diktis Genjot Terbangunnya IAIN di Bima


Indeks Pembangunan Manusia NTB masih Istiqomah diangka 29, dari 34 Provinsi se Indonesia, hal ini memantik perhatian Kepala Kanwil Kemenang NTB mendorong terbentuknya IAIN di Bima. Guna mendongkrak IPM NTB lebih baik.

SAPARUDDIN

LOMBOK TENGAH

IPM atau lengkapnya disebut Indeks Pembangunan Manusia NTB, terbilang masih jalan ditempat, yakni diangka 29 dari 34 Provinsi se Indonesia. Angka tersebut tergolong masih rendah, sehingga diperlukan power baru, sehingga IPM NTB mampu mengejar ketertinggalannya dari provinsi lain.

Mengejar ketertinggalan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah NTB mendorong terbentuknya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Bima Provinsi NTB.

"Hari ini (Kemarin red), kita telah datangkan Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. dan meninjau langsung lokasi pembangungan IAIN di Kota Bima," kata Kepala Kanwil Kemenag NTB, Sabtu kemarin.

Melahirkan perguruan tinggi adalah salah satu langkah pendorong majunya pendidikan dan ketika pendidikan sudah maju, maka dengan sendirinya IPM akan semakin baik.

"Peningkatan IPM, rohnya ada di pendidikan, jika kwalitas pendidikan kita sudah baik, maka saya yakin IPM NTB dengan sendirinya akan meninggalkan angka 29 dari 34 Provinsi se Indonesia," terangnya.

Selain itu, kenapa pihaknya mendorong IAIN terbangun di Kota Bima, sebab Bima di kenal banyak pendidik yang sudah bertitel Profesor ataupun doktor, termasuk putra Bima telah berhasil mengisi jabatan penting di nasional.

Namun selama ini, beliau beliau putra terbaik Bima lebih banyak berkonsentrasi di luar NTB pada umumnya dan Bima pada khususnya.

Sehingga dengan adanya IAIN ini, paling tidak beliau beliau bisa mengembangkan keahlian mereka di IAIN nantinya.

Selain itu Pemda Bima dan Kota Bima, telah memberikan dukungan penuh, sehingga hal ini sangat membantu perkembangan dan kemajuan IAIN Bima ke depan.

"Putra Bima banyak yang sukses dan malah tak sedikit menjadi pejabat tinggi negara, dan kita harapkan beliau beliau nantinya bisa berkonsentrasi di IAIN Bima ini dan Pemda Bima dan Kota Bima, juga memberikan dukungan penuh dan insyallah kami yakin dalam waktu dekan ini kampus IAIN Bima cepat berkembang," yakinnya.

Selain itu, sering didengar di Bima ini kesenjangan terjadi, sehingga diharapkan juga dengan adanya kampus ini, akan memberikan pengaruh positif kedepan.

Sementara itu Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. mengatakan, adapun tujuan melakukan kunjungan ke NTB, guna mengunjungi kondisi pendirian IAIN Bima.

"Saya bersama rombongan,  disamping melihat secara langsung pendirian kampus IAIN Bima, juga sudah mengunjungi sejumlah kampus swasta di NTB," katanya.

Dikatakan, ada tiga program tridesain menteri agama yang harus sukses tahun ini, salah satunya pendidikan agama, tentunya dengan cara mendirikan kampus Pendidikan kegamaan, termasuk kunjungannya ke Bima, guna melihat secara langsung kondisi apk perkuliahan dan yang lainnya.

Dikatakan, keberadaan kampus IAIN Bima, mendapatkan dukungan penuh dari Pemda Bima dan Pemkot Bima, sehingga sangat dimungkinkan dalam waktu dekat ini sudah bisa diresmikan menjadi IAIN

"Saya sangat kagum dengan dukungan Pemda dan Pemkot, mulai dari penghibahan lahan hingga dukungan lainnnya dan saya yakin IAIN ini mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya," yakinnya. (Bersambung)