Dongkrak Kualitas Siswa SMK, Dikbud NTB Andalkan Kolaborasi

Kadis Dikbud NTB, H. Aidy Furqan

Mataram (postkotantb.com)-Dalam rangka meningkatkan kualitas, kompetensi dan kemampuan agar para siswa SMK agar dapat bersaing di dunia kerja. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mengupayakan kerjasama dan kolaborasi. Salah satunya dengan STIPark NTB.

"Dikbud NTB memiliki beberapa core antara lain kemaritiman, pariwisata, industri kreatif, agro wisata, terakhir teknologi energi terbarukan. Nah, STIPark NTB ini bergerak di bidang sains dan teknologi industri," ujar Kepala Dikbud NTB, H. Aidy Furqan, Senin (3/5).

Kata dia, STIPark NTB telah lama menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak. Memasuki 2020, STIPark mulai mengembangkan kerjasama dengan sejumlah SMK di NTB, melalui pola Teaching Factory (TF). Dia menilai, pola ini telah memberikan peluang terhadap siswa SMK di sektor industri.

"Pola TF dulunya kita sebut, dunia usaha, dunia industri (Dudi). Maka sekarang Yakni Dunia Industri, Dunia Usaha, Dunia Kerjaan (Iduka). Jadi peran Dikbud nambah," sebutnya.

"Yang di butuhkan adalah inovasi baru dan gagasan-gagasan untuk kontinuitas kebutuhan daerah itu. Kehadiran STIPark tidak hanya menjadi wahana TF. Para siswa SMK bisa langsung belajar bekerja," sambungnya.

Karenanya, dalam menjalin kolaborasi, Dikbud NTB memberikan dua peluang. Pertama, mengembangkan kurikulum atau diversifikasi kurikulum kejuruan, dengan menambahkan konten pembelajaran dan praktikum dari industri usaha, dunia kerja.

Kedua, diberikan peluang menjadi guru tamu. Guru tamu notabene berprofesi di industri usaha kerja untuk bisa mengajar ke sekolah dengan terjadwal. Tidak setiap hari. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat membentuk

"Sumber daya yang digunakan tentunya yang telah memiliki care dan core. Contoh JM Lombok Astoria. Dua peluang ini sudah jalan dan tahun ajaran baru, Dua bulan lagi saya maksimalkan. Cara kita selain mengurangi guru yang tidak produktif kami juga menyediakan tenaga ahli untuk mengajar," bebernya.

Tak hanya STIPark NTB. Dikbud juga tengah menjalin kolaborasi dengan sejumlah OPD di NTB. Antara lain Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Perindustrian serta dinas lainnya.

"Jika banyak sumber daya manusia yang tidak terserap di NTB, maka akan menjadi tugas dan tanggung jawab besar Dikbud NTB. Oleh karenanya Dikbud NTB membangun kerjasama kemitraan dengan sejumlah OPD," tutupnya.(RIN)