Elektabilitas PKB Semakin Moncer, Perkuat Terus Tali Silaturrahmi

Ketua DPC PKB Loteng HL. Pelita Putra

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Abdul Muhaimin Iskandar, dalam acara Nuzulul Qur'an melalui virtual menyebutkan, kalau partai PKB sudah bertengger di urutan ke 3 di tingkat Nasional.

Menyambut kesuksesan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Tengah (Loteng) HL. Pelita Putra, kian bersemangat mengingatkan kepada seluruh kader, terutama pengurus inti partai dan anggota dewan, untuk terus memelihara  silaturrahmi dengan  konstituen, terutama kepada para alim ulama dan tokoh masyarakat.

"Sebagai bentuk wujud dukungan mempertahankan kesuksesan partai, kami telah diminta oleh ketua umum, untuk memperbanyak Silaturrahmi, terutama kepada para alim ulama," ungkapnya kemarin.

Memperbanyak silaturrahmi, sembari diminta memperkenalkan partai, sebagai salah satu wujud mempertahankan prestasi yang diraih partainya saat ini.

"Pastinya perintah ini, salah satu langkah mempertahankan elaktibilitas partai dan insyaallah langkah ini juga tak menutup kemungkinan PKB bisa di urutan ke 2," cetusnya.

Jika PKB bisa bertengger di urutan ke 2, maka tahun 2024 peluang PKB untuk bisa mencalonkan diri sebagai presiden sangat terbuka lebar.

Dan ini harapan dan tujuan seluruh kader partai. "Jika kita bisa diperingkat ke dua Nasional, maka kami oftimis 2024 PKB bisa mengusung presiden dari kader sendiri," yakinnya.

Selanjutnya masalah pengurus di 12 Kecamatan, Alhamdulillah semuanya sudah terisi, dan itu bisa dibuktikan dengan jumlah anggota dewan di semua dapil sudah terisi. 

"Tinggal kita mantapkan pengurus ranting, insyaallah mulai dari DPRD hingga DPR RI, 2024 PKB ditargetkan bisa duduk sebagai ketua," harapnya.

Lebih dari itu lanjut anggota parlemen Udayana dua periode ini, ditengah musibah yang dihadapi pemerintah, yakni Covid-19. Kader PKB harus mampu sebagi contoh dan memberikan solusi, dalam menerapkan protokol Covid-19.

Sehingga pada akhirnya nanti, musibah ini bisa berlalu dan stabilitas negara dan daerah akan maksimal terjaga. (AP).