Genjot PAD, Bupati Sukiman Berharap Peran BUMDes Lebih Optimal

Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy

Lombok Timur (postkotantb.com)- Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat dan sejumlah OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lotim di Ruang Rapat Kantor Bupati Lotim pada Senin 24 Mei 2021.

Dalam rapat tersebut, Bupati membuka arahannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh camat bersama jajaran Forkopimcam terkait penyekatan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

''Terimakasih kepada seluruh camat bersama seluruh jajarannya yang telah melaksanakan tugas penyekatan dengan baik,'' kata Bupati, Senin (24/5).

Selain itu, dalam rapat tersebut, Bupati menekankan kepada sejumlah OPD yang hadir untuk meningkatkan kembali optimalisasi PAD. Bupati menilai dua pos retribusi di Desa Jenggik Kecamatan Terara dan Desa Sukaraja Kecamatan Jerowaru kurang optimal.

Bupati Lombok Timur saat Rakor bersama OPD, Senin (24/5)

Karenanya Bupati meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan pihak terkait lainnya dapat melakukan pengkajian lebih lanjut untuk memaksimalkan PAD.

Hal tersebut didasari pemikiran bahwa keberadaan dua pos yang ada hanya melakukan penarikan terhadap Mineral Bukan Logam dan Bantuan (MBLB) yang keluar dari wilayah Lotim semata. Padahal MBLB tersebut dimanfaatkan pula di dalam wilayah Lotim.

''Saya minta pelibatan kecamatan dan desa untuk bertanggung jawab melakukan pengawasan. Di samping itu, pembagian hasil pajak atau retribusi harus secara proporsional,'' imbuhnya.

Selain optimalisasi PAD, Bupati juga menekankan kembali penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai supplier BPNT. Ia melihat agen e-warong masih banyak yang tidak memanfaatkan potensi dan produksi yang ada di wilayah Lotim. Pelibatan BUMDes diharapkan dapat lebih memaksimalkan penyerapan produk lokal Lotim dan pelayanan yang lebih optimal kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

''Nanti kami akan turun langsung melihat operasional agen e-warong dari segi pelayanan maupun kelayakannya sebagai bahan evaluasi,'' tegas Bupati kelahiran 1957 itu. (Iwan)