KLU Masuk Zona Kuning Covid

Dalam jumpa Pers dengan tema "Perkembangan vaksinasi dan protokol kesehatan Covid 19 di Lombok Utara berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (30/04)

Lombok Utara (Postkotantb.com) - Dalam jumpa Pers dengan tema "Perkembangan vaksinasi dan protokol kesehatan Covid 19 di Lombok Utara" dihadiri oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Utara (KLU) Mujaddid Muhas, Kadis Dinas Kesehatan KLU Dr H Lalu Bahrudin dan Dr Faridatun Hasanah. acara jumpa pers ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (30/04)

Dalam Jumpa Pers itu, Mujaddid Muhas menyatakan kondisi penyebaran covid di KLU lebih landai daripada daerah-daerah lainnya di NTB dan KLU masih dalam zona kuning (Aman) dalam penyebaran covid. 

"Tetapi di KLU kita masih bisa berlega bahwa kondisi terkini covid 19 di KLU rlatif lebih landai dan dari peta yang terakhir kami dapatkan dari dikes RSUD dan  BPBD masih dalam zonasi zona kuning," ungkap Mujaddid Muhas. 

Meskipun KLU masuk dalam zona kuning, Mujaddid Muhas penangan covid tidak bisa diabaikan dan KLU akan tetap meningkatkan penanganan covid sesuai apa perintah presiden Joko Widodo pada Metting Zoom beberapa hari yang lalu. 

" Kita tidak tahu nantinya seperti apa pekan-pekan ke depan kita belum ketahui seperti apa yang disampaikan bapak bupati lombok utara bahwa penangangan covid di KLU harus ditingkatkan sesuai dengan harapan presiden saat kegitan pirtual zoom beberapa hari yang lalu," tambah Mujaddid.

Selain itu, Dr. H Lalu Bahrain selalku Kadiv Dinas Kesehatan KLU juga menuturkan hal senada bahwa KLU masih di zona penyebaran covid masih rendah. "alhamdulillah kita masih di tataran ditengah-tengah di kabupaten provinsi NTB." 

Meskipun demikian, pekembangan covid di KLU masih sedang dengan 250 terkomfirmasi positif, 216 sembuh  dan 15 yang meninggal dunia, "Saat ini. kita punya 15 untuk angka kematian kita dan ini secara persentas 6,8 persen yang mana angka kematian nasional itu angka 2,4 persen. kita sehingga masih jauh." 

Lanjutnya, Dr. H Lalu Bahrain mengingatkan pentingnya bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan covid ini dengan tetap menjalankan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) demi mencegah penyebaran covid. 

Harap Dr. H Lalu Bahrain saat jumpa pers berlangsung NTB, khususnya KLU bisa melihat contoh negara Taiwan yang sudah berhasil menyelesaikan permasalahan covid yang terjadi di negaranya dan harapnya KLU bisa menjadika Taiwan menjadi sebega contoh dalam menerapkan 5M seingga tidak perlu adanya 3T yang harus dijalankan.  

"Ada salah satu negara Taiwan. angkak kematiannya sangat sedikit sekali. sejak kemunculan covid ini. ia negara yang paling aman. karena ternyata kita lihat 5M-nya yang betul-betul disiplin baik di sekolah, di kantor, di rumah, di tempat umum selalu menjaga 5M. saya pikir kalau kita di Lombok Utara dan disiplin menerapkan 5M ini kita tidak perlu jauh-jauh lagi harus melakukan 3T," tambah Dr. H Lalu Bahrain. 

Dalam Jumpa Pers yang berlangsung di Aula kantor Bupati KLU, Dr faridatul Hasanah, tim vaksinasi RSUD KLU turut menyampaikan perkembangan vaksinasi di KLU dan menyampaikan bahwa vaksinasi sudah dilakukan di RSUD KLU dengen menargetkan kepada tenaga kesehatan, pelayan publik, guru, pelaku pariwisata, lansia dan masyakat umum. 

" jadi pada februari lalu kita sudah melakukan vaksinasi semua tenaga kesehatan, pelayan publik, guru dan lansia dan masyakat. Namun untuk saat ini fokus kepada lansia," penjelasan Dr faridatul Hasanah saat jumpa pers berlangsung. (YN)