Persit Janapria Beri Bantuan Sembako Kepada Warakauri

Ketua Persit  KCK Ranting VI Koramil 1620-05/Janapria Ny. Lilik Suliono saat mendatangi  ibu Masnah 

Lombok Tengah (Postkotantb.com)– Ketua Persit  KCK Ranting VI Koramil 1620-05/Janapria Ny. Lilik Suliono mendatangi kediaman Warakauri yang hidupnya sangat memprihatikan, adalah ibu Masnah (45) di Dusun Puntik Baru Desa Jango Kecamatan Janapria Lombok Tengah.

Ibu Masnah, selama hampir 7 tahun tinggal bersama kedua orang anaknya di rumah reok yang sangat memprihatinkan sejak di tinggal suami tercintanya.

Kedatangan Ketua  Persit Ranting VI  Koramil 05/Janapria Ny. Lilik Suliono tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan berupa sembako untuk kebutuhan hidup ibu Masnah bersama keluarganya kecilnya sehari hari.

Ibu Masnah merupakan Warakauri Istri dari pensiunan TNI AD Serka (Anm) Asmawadi yang kini sudah meninggal dunia sejak  Desember 2014 tahun lalu, Ia tinggal bertiga bersama kedua anaknya dalam kehidupan yang serba kekurangan.

“ Hati kami selaku Persit merasa tersentuh dan prihatin untuk meluangkan waktu datang memberikan bantuan sembako berupa kebutuhan hidup ibu Masnah sehari hari bersama keluarga”ujar Ny.Lilik saat datang kerumah ibu masnah di damping Danramil 05/Janapria Kapten Inf Suliono untuk menyerahkan bantuan  sembako, Senin kemarin.

Ketua Persit Ranting VI Koramil 05/Janapria Ny. Lilik Suliono mengungkapkan sejak di tinggal suaminya  ibu masnah bersama anak anaknya, dulunya sempat tinggal di kandang sapi yang ada di samping rumahnya sambil berusaha jualan keliling makanan ringan untuk mengumpulkan dana buat membangun rumah baru tempat tinggal dan melunasi hutang hutang Almarhum semasa hidupnya.

“Dulunya ibu Masna bersama anaknya sempat tinggal di kandang sapi samping rumahnya, sambil mengumpulkan dana buat rumah yang sekarang ia tempati dan melunasi hutang almarhum semasa hidupnya,” tutur Ny. Lilik.

Sementara, Masnah (45) menceritakan sebelumnya kami  bersama anak anak sempat tinggal di kandang sapi  samping rumah sambil berusaha mencari nafkah berjualan keliling makanan ringan untuk mengumpulkan dana, tujuannya untuk membangun rumah sderhana yang bar, sembari membatu almarhum untuk melunasi hutang hutangnya.

Selain Berjualan keliling makanan ringan lanjut  ibu masnah,  dirinya juga mengandalkan gaji pensiun Almarhum suaminya,   setiap bulan ibu dua anak ini menerima sebesar Rp. 1.2 juta, .

“Selain Jualan saya juga mengandalkan gaji pensiun suami yang tiap bulan saya terima Rp. 1,2 juta namun sisa bersih yang saya terima hanya Rp.200 ribu sisanya setelah dipotong  utang,”ungkap Masnah sambil meneteskan air matanya.

Harapannya semoga ada para dermawan diluar sana bisa memberikan keringanan serta bantuan untuk keluarga ibu masnah dan semoga pemerintah juga dapat memberikan perhatian yang lebih kepada para warakauri di Indonesia Khusnya Lombok Tengah. (AP)