Tahun Ini Pendidikan Inklusi Di Madrasah Mulai Bangkit

Ketua FPMI NTB Mahruf Rupan  bersama  Kakanwil Kemenag NTB Dr KH. Zaidi Abdad

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Pendidikan inklusi di tataran pendidikan madrasah, dipastikan pertengahan tahun 2021 atau pada bulan Juli Agustus mendatang insyaallah akan bangkit. Demikian dijelaskan ketua Forum Pendidikan Madrasah Inklusi (FPMI) NTB Makruf Rufan, Jum'at (7/5).

Kepada postkotantb.com ketua FPMI NTB menjelaskan, gebyar disabilitas di NTB, usai Ramadhan mulai action dengan cara melakukan pendataan terhadap jumlah disabilitas di NTB, khususnya di Lombok Tengah (Loteng).

"Insyaallah usai Ramadhan ini, kami akan mendata semua disabilitas di masing masing madrasah se NTB, khususnya di Loteng," ungkapnya.

Setelah dilakukan pendataan khususnya di Loteng, pihaknya sudah mengusulkan ke kanwil Kemenag provinsi NTB, untuk dijadikan eks MTsN 6 yang berlokasi di MIN 1 Loteng, sebagai lokasi pendidikan inklusi secara khusus.

Sehingga nantinya, pendidikan disabilitas bisa terkaper dan terkoordinir swcara baik, sehingga akses pendidikan khusus siswa berkebutuhan khusus di Loteng bisa tersentuh.

"Setelah kita canangkan Pendidikan inklusi khusus di madrasah, pengurus FPMI sudah minta izin ke kanwil NTB, untuk menjadikan gedung Eka MTsN 6 jadi lokasi pendidikan mereka," imbuhnya.

Dijelaskannya, saat ini jumlah madrasah yang sudah memiliki SK dirjen pusat yang melaksanakan pendidikan inklusi di Loteng ada empat madrasah. Diantaranya di Darul Ansor Batunyala Kecamatan Praya Tengah, MI NW Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara, MTs Koang Pati Desa Lendang Are Kecamatan Kopang. Sebutnya.

Ketua FPMI NTB sekaligus sekretaris FPMI pusat menambahkan, Untuk memaksimalkan dan memperlancar tujuan pendidikan inklusi di Loteng, pihaknya sudah mengusulkan fasilitator ke tingkat nasional.

Dimana pihaknya sudah melakukan seleksi terhadap calon pendidik, dan insyaallah pada bulan Juni mendatang pendidik tersebut akan mengikuti Pendidikan dan Latihan (diklat). "Semoga tujuan kita dalam memberikan pemerataan pendidikan bagi yang berkebutuhan khusus tercapai," harapnya. (AP)