Antisipasi Kesalahan Dalam Penulisan Ijazah, MTsN 1 Lakukan Sosialisasi

BLANGKO;  Anggota KKM MTsN 1 Loteng, sedang mendengarkan penjelasan terkait juknis pengisian blangko ijazah tahun 2021.

LOTENG (Postkotantb.com)- Jelang penulisan blangko ijazah madrasah, khususnya di lingkup Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 1 Lombok Tengah (Loteng). 

Bertempat di aula madrasah setempat, Senin (21/06), 59 madrasah yang bernaung di KKM MTsN 1 Loteng, diberikan pembekalan tentang tata cara penulisan blangko ijazah Madrasah. 

Dalam pembekalan ini, langsung dipandu oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad), Kementerian Agama  Loteng.

Kepala MTsN 1 Loteng Masdiono mengatakan, pembekalan ini dilakukan, guna menghindari terjadinya kesalahan dalam pengisian blangko ijazah madrasah.

"Setiap tahun selalu ada perubahan atau aturan baru, sehingga untuk meminimalisir kesalahan dalam penulisan blangko ijazah, kita berikan Pembinaan terlebih dahulu," katanya.

Dalam pembinaan ini diikuti 59 peserta sesuai dengan jumlah  anggota KKM, yang berasal dari Kecamatan Praya, Batukliang, Batukliang Utara, Kopang dan Kecamatan Praya Tengah sebagian.

"Dari 59 anggota KKM MTsN 1 Loteng, tersebar di 5 Kecamatan," terangnya.

Dikatakan, sebagai ketua KKM di MTsN 1 Loteng, tentunya memikirkan sesuatu yang akan dilakukan oleh anggota termasuk pembagian ijazah. Harus dipikirkan sebelumnya, biar tidak ada persoalan dibelakang hari, termasuk memberikan pembekalan kepada kepala madrasah, dalam hal tata cara pengisian blangko ijazah.

"Yang namanya pimpinan atau ketua dalam perkumpulan, tentunya semua kita pikirkan, biar dalam tubuh keanggotaan tidak ada yang salah. Pada intinya sedia payung sebelum hujan, itu lebih baik," terangnya.

Sementara itu Kasi Penmad Kemenag Loteng H. Muliadi mengaku bangga atas kesigapan kepala madrasah, yang sudah memikirkan sesuatu yang belum terjadi tapi pasti terjadi, seperti pembagian ijazah kepada siswanya.

"Pembagian ijazah memang belum dilakukan, tapi itu pasti terjadi. Oleh karenanya sebelum penulisan blangko ijazah dilakukan di masing-masing madrasah, meminimalisir terjadi kesalahan tak salah jika dilakukan sosialisasi terlebih dahulu," katanya.

Apalagi setiap tahun ajaran baru, selalu ada aturan baru, termasuk tahun ajaran 2021, ada juknis baru sehingga penulisan blangko ijazah  harus menggunakan juknis terbaru tahun ini. 

Aturan baru tersebut lanjutnya, dikeluarkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) nomor 1835 tahun 2021 tentang penulisan blangko ijazah madrasah tahun ajaran 2020 2021.

"Perubahannya tidak terlalu banyak sih, salah satu contoh perubahannya kode nomor surat dan lainnya," terangnya.

Dikatakan, sosialisasi ini sebenarnya tidak hanya di MTsN 1 Loteng saja, namun seluruh KKM juga melaksanakan yang sama, termasuk hari ini juga di MTsN 2 Loteng.

"Saya harapkan semua KKM baik negeri dan swasta melaksanakan hal yang sama, guna meminimalisir kesalahan dalam pengisian blangko ijazah," tutupnya. (AP)