H.Mayuki, Baru 4 suara yang mendukung, Onok Jangan Kepedean Deh

Ketua DPC PPP Lombok Tengah H.Mayuki


LOTENG (Postkotantb.com)- Terkait pemberitaan yang dilansir Postkotantb sebelumnya yang berjudul "Program Partai Dinilai Mati Suri, Para PAC PPP Loteng Dorong Martono Maju", mendapat atensi khusus dari ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lombok Tengah (Loteng).

Kepada postkotantb,com  melalui sambungan telepon, ketua DPC PPP H. Mayuki menegaskan, bahwa pihaknya sudah berbuat sesuai tuntutan partai, dan semua pengurus PAC, DPC, DPW hingga pusat, sudah tahu bagaimana kinerjanya memajukan partai berlambang Ka'bah  di Loteng.

Andaikan ada PAC yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan ketua DPC PPP, itupun hanya segelintir orang dan mereka mereka itu ada maunya yang tidak kesampaian, sehingga wajar saja mereka itu tidak puas dan berkoar koar.

"Baru tiga PAC PPP dan satu suara dari Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah, yang tidak menerima keberhasilan saya sebagai ketua DPC PPP Loteng, sudah merasa kepedean dan bisa terpilih," kata ketua DPC PPP Loteng H. Mayuki, Jum'at (04/06).

Untuk diketahui lanjutnya, jumlah hak suara dalam Musyawarah Cabang (Muscab), yang insha Allah akan di gelar diatas tanggal 5 bulan ini adalah sebanyak 14 suara. Masing masing 12 suara dari PAC, 1 suara ketua DPC dan 1 dari ketua gerakan pemuda Ka'bah, sehingga berjumlah 14 suara.

"Saya tidak keberatan kok dinilai tidak sukses membawa partai Ka'bah ini lebih maju di Loteng, yang lebih puas kan lebih banyak termasuk yang sah memiliki suara, sebanyak 9 suara," ketusnya.

Selain itu, DPW dan DPP juga telah memberikan piagam award atau penghargaan kepada ketua DPC, atas dedikasi dan keberhasilannya membawa PPP di Loteng ke arah yang lebih baik.

"DPW dan DPP sudah tahu etos kerja saya, mulai dari 5 kursi jadi 6 kursi dan berhasil meraih kursi wakil ketua, sehingga di berikan piagam Award," imbuhnya.

Wakil rakyat tiga periode ini menambahkan, masalah program pihaknya menilai semua sudah dilaksanakan sesuai struktur partai. Hanya saja selama ini pihaknya tidak mau menggembar-gemborkan, biarlah bukti nyata yang menjadi saksi di lapangan, kalau PPP di Loteng sedang menikmati masa kejayaannya, hingga mampu duduk di bangku wakil ketua di DPRD Loteng.

"Bukti nyata sudah ada, lalu program mana yang tidak kami selesaikan," tanyanya.

Selanjutnya masalah 50 calon yang ikut bertarung tahun lalu dan mengantarkan 6 anggota dewan dari PPP, pihaknya sudah menjalin komunikasi yang intens .

Dan malah setiap ada program ataupun proyek dan pokir dewan, pihaknya sudah menyarankan kepada anggota di masing masing Daerah Pemilihan (Dapil), untuk melibatkan mereka, termasuk PAC.

"Saya sebagai ketua DPC, sudah menyarankan untuk berbagi, kepada calon calon yang sudah ikut pileg kemarin, termasuk dengan para PAC," bebernya.

Kendati begitu, ada juga calon calon kemarin tidak kebagian, lantaran mereka berlabuh ke partai lain alias loncat pagar.

"Calon calon kemarin yang tidak dapat program dari anggota dewan, mereka itu sudah keluar dari pengurus, sehingga wajar saja kita tak masukkan dalam daftar penerima program," tandasnya. (AP)