Kemenag KLU Sosialisasikan Soal Pembatalan JCH ke Makkah

SOSIALISASI: para JCH menerima lapang dada pemberangkatan ke Mekah setelah diberikan pemahaman melalui kegiatan sosialisasi Kemenag KLU, Rabu (16/6).

Lombok Utara (postkotantb.com)- Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara (KLU), melalui seksi penyelenggara haji dan umroh ( PHU ) bersama KBIHU KLU, Dinas Kesra KLU, Dikes KLU melaksanakan kegiatan sosialisasi Keputusan Menteri Agama RI no 660 tahun 2021.

Keputusan tersebut berkaitan dengan penundaan pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH), pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 H/2021 dilingkungan kementerian Agama Kabupaten tersebut.

Acara terlenggara di Auditorium Darussalam Ponpes Nurul Bayan, Desa Telaga Bagek Anyar, Kecamatan Bayan, Rabu (16/6). Hadir dalam sosialisasi tersebut, Kepala seksi PHU H. Suparlan, M.Si, ketua KBIHU KLU  TGH. Abdul Karim Abdul Gafur, Kabag Kesra, H. Karmin, S. Pd, Dikes KLU, Camat Bayan  dan peserta JCH Se KLU.

Diterbitkannya keputusan pembatalan keberangakatan Haji di tahun 2021, membuat pihak Kemenag KLU turun gunung kemasyarakat untuk segera melakukan sosialisasi.

”Kami menginformasikan kepada jamaah haji yang tertunda keberangkatannya dapat mengambil uang pelunasan, yang kedua masalah dokumen haji dalam KMA sudah diperintahkan untuk menyampaikan kembali dokumen  paspor jamaah haji,“ Ungkap Kepala Seksi PHU, H. Suparlan.

Ditegaskan, tujuan dari pembatalan ini, semata-mata merupakan upaya pemerintah di dalam melindungi rakyatnya dari penukaran virus Korona.
Kendati, JCH telah diberikan pembekalan salah satunya manasik haji.

Sementara itu, KBIHU KLU, TGH. Abdul Karim Abdul Gafur di depan JCH memberikan semangat dan motivasi kepada para jamaah. Bahwa keputusan Menag merupakan keputusan yang terbaik."Para JCH harus yakin, ketika kita sudah berniat untuk melaksanakan ibadah haji maka sudah dicatat oleh Allah SWT," ujarnya.

Salah satu peserta JCH, Haji Samsul Bahri asal Tanjung kepada wartawan mengungkapkan perasaan dengan keluarnya keputusan menteri. “Alhamdulillah, saya secara pribadi tetap bersyukur apapun itu karena itu semua kehendak Allah. dimana lewat Kementerian Agama mungkin diberikan untuk menunda keberangkatan haji ini, kami selalu tetap bersyukur “ ucapnya.(YAN/RIN)