Program Partai Dinilai Mati Suri, Para PAC PPP Loteng Dorong Martono Maju

KOMPAK; Para ketua PAC dari 6 Kecamatan saat acara silaturrahmi para ketua PAC

 Program Partai Dinilai Mati Suri, Para PAC PPP Loteng Dorong Martono Maju

LOTENG (Poskotantb.com)- Program Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lombok Tengah (Loteng), dinilai mati suri, artinya tercatat dalam program PPP, namun tidak pernah dilaksanakan oleh DPC PPP Loteng saat ini.

Sehingga ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se Loteng, mendorong, dari kalangan muda untuk maju dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Loteng ke 8, yang direncanakan akan digelar bulan ini.

Ketua PAC PPP Kecamatan Pringgarata TGH. Abdul Kadir mengaku iba dengan kondisi partainya saat ini. Pasalnya sejumlah program yang sudah difinalkan dalam rangka memajukan partai, sampai saat ini, masih terseok Seok, disebabkan ketua DPC PPP tidak pernah peduli.

"Saya bilang terseok Seok, sebab hanya kami PAC yang melaksanakan program tersebut, kendati itu tidak seberapa," katanya di salah satu rumah makan di kota Praya, Kamis (3/6).

Oleh karenanya, pihaknya bersama seluruh PAC se Loteng ingin menyelamatkan partai Ka'bah biar lebih maju dan dikenal oleh masyarakat.

"Kami sepakat dengan seluruh PAC se Loteng, mengangkat ketua yang muda dan energik, seperti  wakil ketua dua, saudara Martono Zulkarnain," tegasnya.

Sementara itu wakil ketua dua DPC PPP Loteng Martono Zulkarnain  mengaku berterima kasih kepada seluruh PAC se Loteng, yang sudah peduli dengan kondisi partai saat ini.

"Alhamdulillah, terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pengurus PAC PPP se Loteng, yang telah bangun dari tidurnya dan ingin melihat Partai kita maju," katanya.

Selanjutnya masalah muscab PPP, sesuai dengan aturan, musda boleh dilakukan setelah tiga bulan setelah muswil. Sedangkan muswil PPP sudah dilakukan pada tanggal 17 April 2021 kemarin dan Juni ini tepat sudah memasuki bulan ke tiga pasca muswil.

Sehingga pihaknya meyakini muswil PPP Loteng, akan dilakukan pada bulan ini.

 "Merujuk aturan, muscab boleh dilakukan selang tiga bulan setelah muswil, dan bulan ini sudah memasuki bulan ke tiga dan musda dipastikan bulan Juni ini," terangnya.

Dikatakan, dasar kenapa pihaknya berhajat untuk maju dalam muscab PPP diantaranya, sesuai perintah DPP tahun 2024 Partai PPP harus diisi oleh kaum milenial dan enerjik, dan perintah DPP sangat tepat dengan kondisi zaman saat ini.

Oleh karenanya, pihaknya sebagai kader dan pengurus Partai PPP di Loteng, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua dua, siap maju dan merasa mampu membawa partainya lebih baik.

Selain itu lanjut putra Praya Timur ini, banyaknya keluhan dari PAC dan kondisi partai saat ini cukup memperihatinkan. Kendati saat ini jumlah kursi di parlemen bertambah, namun hal itu tidak bisa dijadikan barometer berhasil.

"Kita tidak bisa menjadikan bertambahnya jumlah kursi jadi barometer maju, namun dengan bertambahnya kursi ini bisa kita jadikan sebagai filter untuk terus berbuat dimasyarakat, namun ini maka sebaliknya program yang sudah kita wacanakan tidak pernah disentuh," kesalnya.

Ditambahkan, jika Allah mengijinkan dan terpilih sebagai ketua DPC PPP Loteng pada muscab ke 8 nanti, insyaallah amanah teman teman PAC Loteng, siap ia kordinir dan partai Ka'bah di Loteng pada khususnya harus mampu bersaing dengan sejumlah partai lainnya.

Terpisah Sekretaris DPC PPP Loteng Mariadi menyangkal tudingan PAC, sebab semua program yang sudah dicanangkan, ada yang sudah selesai dikerjakan dan ada juga yang sedang berjalan.

Salah satu contoh tahun 2018 sudah dilakukan Latihan Kader Kepemimpinan Dasar (LKKD), buka bersama.

"Program kita hanya dua, yakni Bantuan Politik (Bangpol) dan pendidikan 60 persen dan 40 persen untuk sekretariatan. Dua program ini sudah kita lakukan," terangnya.

Selanjutnya adanya tudingan dari PAC, baginya itu sah sah saja, mengingat kubu Martono ingin perubahan ketua, sehingga sangat wajar jika itu dijadikan sebagai bahan untuk mencari simpati.(AP)