Rusak Akibat Gempa, Ruang KBM SDN 4 Alas Terlantar

TIDAK LAYAK: beginilah kondisi KBM SDN 1 Alas (kanan). Kepala SDN 4 Alas jelaskan kondisinya sudah tidak layak.
Sumbawa (postkotantb.com)- Miris, kucuran dana pemerintah untuk mendukung sarana dan prasarana pendidikan, pasca Gempa Lombok 2018 silam, tak kunjung dirasakan SDN 4 Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Tidak jarang, hampir seluruh wali murid, merasa khawatir, jika anak-anaknya mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam ruang kelas. Karena kondisi ruang belajar yang tidak layak untuk digunakan. Di mana hampir seluruh sisi tembok ruangan terdapat retakan yang berpotensi membahayakan para siswa yang berkegiatan.

Sebelumnya, pemerintah kabupaten setempat, telah menerima laporan atas kerusakan gedung salah satu sekolah itu. Pihak sekolah meminta agar gedung yang rusak akibat gempa segera diperbaiki.

"Saat Rehab Rekon beberapa tahun lalu sudah dimasukan laporan tentang kerusakan bangunan sekolah. Bahkan sudah ada jawaban  dan sudah di tanda tangani akan mendapat bantuan. Namun entah apa penyebabnya kok tidak jadi di Rehap, dan sampai saat ini bangun itu belum juga direhap," ungkap salah satu guru SDN 4 Alas, H M Amin, Kamis (17/6).

Sementara itu, Kepala SDN 4 Alas, Ahmad, S. Pd., menyebut, ada dua lokal ruangan KBM yang rusak parah akibat guncangan gempa. Sehingga tembok bangunan di ruang kelas tersebut, mengalami retakan yang sangat parah.

"SDN 4 Alas yang kondisinya sudah kurang layak ditempati itu sudah pernah diajukan Kedinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa namun tahun ini belum juga mendapatkan kesempatan untuk di perbaiki," imbuhnya.

Dia berharap, pemerintah kabupaten, melalui dinas terkait, mau kembali membuka mata. Mengingat begitu pentingnya penyediaan sarana, prasarana dan fasilitas guna menunjang kualitas pendidikan siswa di sekolah tersebut.

"Kami sangat berharap pada Pemkab Sumbawa melalui Dinas terkait, dapat segera merenovasi  bangunan SDN 4Alas karena sudah sangat tidak layak untuk di pergunakan," harapnya.(LALU)