Selamat! Capaian MCP NTB Meningkat Lagi

PRESTASI: meningkatnya capaian MPC, menjadi bukti penyelenggaraan Pemerintahan di Provinsi NTB berjalan baik

Mataram (postkotantb.com)- Selama tiga tahun terakhir, capaian program Monitoring Centre for Prevention (MCP) di NTB mengalami peningkatan. Awalnya, Tahun 2018, capaian program MPC hanya 47 persen. Kemudian di Tahun 2019 meningkat ke angka 84 persen dan 2021 kembali meningkat sekitar 86 persen.

Persentase tersebut sebagai bukti, beberapa item yang menjadi kontrol dalam penyelenggaraan pemerintahan di NTB, sudah berjalan dengan baik.

"Ada tujuh hal yang dikontrol dengan sistem dan itu berjalan dengan baik. Tentu, targetnya harus 100 persen," sebut Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menjadi narasumber, bersama Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada sesi Dialog Ekslusif di Studio RRI Mataram, Selasa (29/6).

Program MCP merupakan tolak ukur yang dibuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Sehingga, Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, menilai, capain MCP tersebut, menunjukan keseriusan NTB dalam menjaga komitmen bersama, mewujudkan daerah yang bersih dari tindak pidana korupsi. 

"Apalagi Wagub, sudah menargetkan mencapai angka 100 persen. Ini harus terus dijaga. Bahkan ditingkatkan," saran Lili.

Selain itu, pihaknya mendorong daerah kabupaten kota, agar membuat perencanaan APBD dengan baik. Mulai dari tahapan awal perencanaan, realisasi sampai pelaporan, harus jelas.

Kunjungan kerja KPK RI di NTB, berlangsung 2 hari, sejak Senin, 28-29 Juni 2021. Dengan tujuan Koordinasi Pencegahan Korupsi di NTB bersama Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan seluruh bupati walikota se-NTB.(DiskominfoNTB/RIN)