BPJN Gelar PKM Pelebaran Jalan Nasional, Pemdes Harap Tampilkan Wajah Baru Samba


Lombok Utara (Postkotantb.com) - Bertempat di Balai Desa Sambik Bangkol (Samba) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Survey DPPT rencana pelebaran jalan nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, Kamis (01/07). Hadir Pejabat BPJN Wilayah NTB, Sekdes dan perangkat kewilayahan Desa Samba, serta masyarakat dari dusun yang kena dampak pelebaran jalan.

Mewakili Penjabat Kepala Desa, Sekdes Samba Hadianto menyampaian, Pemdes Samba menyambut baik serta memberi apresiasi pertemuan konsultasi masyarakat yang diadakan BPJN tersebut untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.

"Rencana pelebaran jalan ini konsekuensinya pada pengadaan tanah sesuai kebutuhan," jelasnya. 

Sepanjang pelaksanaan pengukuran ruas jalan yang terkena pelebaran diharapkan tidak ditemui adanya kendala. Demikian pula dengan tanggapan masyarakat yang memberikan sambutan positif. Pelebaran jalan nasional ruas Pemenang-Bayan-Sembalun Bumbung itu untuk memenuhi standar ukuran jalan nasional yang diharapkan memberikan dampak pada peningkatan konektivitas antarwilayah. 

"Adanya pelebaran jalan ini akan memberikan dampak positif bagi urat nadi perekonomian masyarakat kita. Mengingat jalan poros ini juga jalur logistik masyarakat. Jalur yang akan menghubungan sejumlah site objek wisata di KLU membutuhkan akses yang baik," urainya.

Disadari proyek pelebaran jalan, kata Hadianto, akan berimbas pada masyarakat khsususnya yang terdampak langsung oleh pengerjaan pelebaran jalan. Namun begitu yang harus dipertimbangkan secara positif terkait prospek kemanfaatan kedepan yang menunjang pembangunan perekonomian masyarakat Samba.

"Pemdes minta seluruh tahapan harus dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat berperan serta. Proses pembebasan lahan pun bisa berjalan lancar dengan dukungan masyarakat," pintanya.

Dengan rencana pembenasan lahan itu, katanya,  tentu mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain akses transportasi semakin lancar serta kegiatan ekonomi semakin bagus mengingat jalan yang akan dilebarkan itu termasuk jalur pariwisata. Sementara dampak negatifnya rumah warga dan pertokoan masyarakat akan kena imbas akibat pelebaran jalan tersebut.

"Kami berharap pelebaran jalan ini dapat menampilkan wajah baru bagi Samba dan dapat membangkitkan gairah ekonomi warga dan akses sektor lainnya. Memang jalan berperan untuk urat nadi perekonomian sehingga penataannya mesti kita lakukan secara terpadu agar berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya," tutupnya. (YN)