Ibu Muda Jadi Korban Jambret, Satu Pelaku Berhasil Dibekuk & Satu Masih Buron



Lombok Barat (postkotantb.com) – masyarakat diharap Hati-hati menerima panggilan Telepon saat berkendara, seperti yang dialami oleh seorang ibu muda, RD (33) Warga perumahan di Desa Perampuan Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat, dijambret saat berkendara, Jumat (11/6/2021) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.IK mengatakan, pelaku jambret ini diduga berjumlah dua orang, saat melakukan aksinya.

“Salah satu tersangka berinisial MA (23), seorang Buruh Harian, warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, telah kami amankan,” ungkapnya, Minggu (18/7/2021).

menurut Kasat Reskrim, Penjambretan ini berawal saat Korban, RD usai berbelanja di sebuah Toko Retail di Desa Perampuan Kec. Labuapi Lombok Barat saat pulang ke rumahnya mengendarai sepeda motor.

“Saat di perjalanan, korban menerima paggilan telepon dari keluarganya, dengan posisi handphone miliknya di tempelkan di telinga bagian kirinya,” ucapnya.

Tiba – tiba di perjalanan korban dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, langsung mengambil paksa atau merampas handphone Korban.

“Karena posisi korban sedang menerima telpon sambil berkendara, para pelaku dengan mudah merampas handphone milik Korban, kemudian dua orang pelaku ini langsung kabur,” terangnya.

Korban sempat berupaya mengejar pelaku ke arah Bongor – Jeranjang Kec. Gerung, namun kehilangan jejak.

“Atas kejadian ini, handphone korban berhasil dibawa kabur pelaku, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 1.9 juta,” terangnya.

dari hasil serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mendapat titik terang tentang identitas pelaku, sehingga melakukan pengejaran terhadap pelaku utama dalam kasus ini.

“Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku utama mengarah kepada MA, sehingga tim kami langsung melakukan pengejaran di Rumahnya,” ucapnya.

Setelah mengantongi identitas pelaku utama, Tim Puma Sat Reskrim Polres Lobar segera melakukan pengejaran ke rumah MA di Desa Suka Makmur, Gerung.

“MA berhasil kami amankan di rumahnya, dari hasil interogasi awal, ia mengakui perbuatannya melakukan penjambretan bersama rekannya Inisial Y yang kini masih buron,” paparnya.

pelaku MA lagsung digelandang ke Mapolres Lombok untuk proses lebih lanjut, ia dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun hukuman kurungan penjara. (*)