Melirik Sisi Lain Program TMMD Kodim 1620 Lombok Tengah

BERBAUR Ditengah tugasnya dalam melaksanakan program TMMD, satgas TMMD sempatkan waktu berbaur dengan masyarakat setempat

Dikenal piawai Dalam Operasi Militer, Ternyata Ahli Strategi Tuntaskan Pembangunan Daerah

TNI adalah penegak kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan luar. Dan TNI adalah kelompok pasukan yang terlatih, kelihatan sangar, namun dibalik wajah itu TNI juga punya sifat penyayang dan ahli strategi dalam membantu daerah tuntaskan pembangunan.

SAPARUDDIN

LOMBOK TENGAH

TNI adalah pasukan elit yang sudah disiapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jika kondisi negara dalam keadaan bahaya, maka TNI satu satunya pasukan yang sudah disiapkan Negara dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sehingga tidak heran jika TNI berpenampilan sangat sangar, seolah olah seperti manusia yang tak memiliki sifat kasih sayang antar sesama.

Namun ternyata tidak demikian. Banyaknya peran yang dilakukan TNI dalam tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), ternyata TNI juga memiliki kepekaan dan starategi terlibat langsung dalam membantu tugas pemerintah di tingkat daerah. 

Termasuk yang dilakukan pasukan elit kodim 1620 Loteng, bekerja sama dengan Pemda Lombok Tengah mewujudkan harapan rakyat berupa pembangunan infrastruktur melalui program TMMD.

Para Prajurit TNI yang tergabung dalam Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD berhasil merebut simpati masyarakat sebab pasukan sangar ini telah sukses dan terbukti mengatasi kesulitan masyarakat selama melaksanakan program TMMD.

Seperti yang dilakukan Pelda Miftahul Arifin bersama 5 orang anggotanya, selain membangun jalan, jembatan, tempat ibadah juga telah mencoba membantu

meringankan beban hidup keluarga kurang mampu dengan memberikan paket bantuan berupa sembako, hingga setiap malam menjadi guru-guru mengaji, mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak di desa.

"Apa yang bermanfaat bagi sesama, itu pasti kami lakukan," cetusnya.

Senada juga dikatakan Serda Nuryadi, dalam melaksanakan tugas, segala resiko menjadi tanggung jawab yang harus di emban demi memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan negara.

"Saya bersama anggota Satgas Desa Aik Bukaq rela berbasah-basahan. Meskipun kondisi hujan, mereka berkeliling wilayah untuk membagikan makanan demi warga masyarakat," kesannya.

Sementara itu Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., saat dikonfirmasi tentang sisi humanis para prajurit Kodim 1620/Loteng pada pelaksanaan Program TMMD Ke-111 Tahun Anggaran 2021, Sabtu, (10/07).

Dandim juga menegaskan bahwa ungkapan-ungkapan tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Semua telah terbukti dengan adanya Sinergitas TNI, Polri dan komponen lainnya yang langsung menyatu untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Naluri kemanusiaan seorang prajurit seketika muncul manakala di sisi kiri kanannya terdapat masyarakat yang perlu bantuan," kata Dandim.

"Hal ini menandakan prajurit TNI selalu mendapat hati di lingkungan masyarakat. Dengan menerapkan komitmen Sapta Marga dan selalu menjunjung tinggi 8 Wajib TNI dalam menjalankan tugas, para Prajurit TNI dapat berbaur dan diterima warga masyarakat," ujarnya.

"Inilah bukti kalau peran prajurit TNI bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan saja. Tapi TNI juga membantu mengatasi kesulitan rakyat," pungkasnya.

Program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111 TA. 2021 Wilayah Kodim 1620/Loteng dilakukan di Lima desa yang ada di Empat kecamatan yang terdapat di Kabupaten Lombok Tengah Prov. NTB.

Mengambil Tema " TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI"  jayalah TNI, jadilah pemersatu bangsa, penguat ideologi negara, demi tetap tegaknya NKRI. (AP)