PPKM Darurat, Wali Kota Mataram Sambangi PKL dan Ojol

MATARAM (Postkotantb.com) —Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana turun memantau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Jumat (16/07) sore. Wali Kota berhenti di sejumlah lokasi di Mataram dan Cakranegara dan berdialog dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ikut terdampak pembatasan jam operasional selama PPKM Darurat. 

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota memberi kelonggaran agar para PKL bisa membuka lapak dagangnya lebih pagi dari biasanya.

"Karena semua aktivitas harus tutup jam delapan malam. Maka saya mengeluarkan kebijakan agar para pedagang boleh memulai usaha lebih cepat. jika memungkinakan buka dari pagi, jadi ada waktu untuk berikhtiar mencari nafkah," ungkap Mohan kemarin.

Wali Kota mendatangi sejumlah lapak  pedagang kaki lima di bilangan Cakranegara. Walikota menyampaikan langsung bahwa mereka bisa berjualan lebih pagi. Meski kebijakan ini telah disosialisaikan melalui APKLI Kota Mataram, namun ia tetap ingin melihat langsung kondisi di lapangan. 

"Pagi tadi saya sudah kabarkan kepada Ketua APLKI dan saya juga sudah koordinasi dengan kapolres mengenai hal ini" ungkap Mohan. 

Kepada para pedagang Wali Kota berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Pedagang harus mengenakan masker, menjaga jarak dan mencegah kerumunan di sekitar lapak. Para pedagang diarahkan agar memprioritaskan layanan pesan atar.

Para pedagang yang dijumapi menyambut baik kebijakan walikota tersebut. Meski tidak semua pedagang serta merta bisa menjalankanya usaha lebih pagi dari biasanya. 

"Kita mau jualan lebih pagi, tapi kan harus tunggu pemilik toko yang pelataranya kita pakai untuk jualan tutup dulu" ungkap Riyan salah seorang pedagang di kawasan perniagaan Cakranegara

Untuk kasus seperti ini, Walikota menyebutkan  bahwa pihaknya  akan berusaha untuk berkomunikasi dengan para pemilik toko terkait kebijakan ini. 

"Kita semua harus bekerjasama dalam menghadapi kondisi yang sulit ini. semua pihak harus bahu membahu dan saling menolong. terutama selama pemberlakukan PPKM darurat ini." tegas walikota. 

Pemberlakuan ppkm di mataram sangat berdampak pada para pedagang kaki lima. Riyan mengaku terjadi penurunan hingga 90 persen sejak dua minggu terkahir. 

Selain PKL wal ikota juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan para pengemudi Ojek Online (Ojol) dan petugas parkir. Selain berdiskusi Wali Kota memberi bingkisan sembako untuk meringankan beban keluarga.

Dalam kesempatan itu Walikota menyambaikan kebijakan bahwa PKL boleh buka sejak pagi hari selama PPKM Darurat.

Hal ini untuk menyiasati agar PKL bisa berjualan lebih lama di masa pembatasan. Namun Walikota tetap berpesan para pedagang harus patuh pada aturan. (YN)