Program Sambang Masjid Kemenag, Menggema Sampai Pelosok

KEMENAG Program sambang masjid kemenag Loteng di masjid Raudhatul Maujud Sengkol Pujut Loteng

Suhaili : Semasa bapak Zamroni jadi Kanmenag Loteng, Kami merasa terayomi dan diperhatikan

Lombok Tengah (Postkotantb.com) - Program sambang masjid, adalah salah satu program Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng). 

Program ini terbilang langka dilakukan oleh Kemenag, pasalnya dibawah kepemimpinan H. Zamroni Aziz program sambang masjid ini dilahirkan. Kendati program ini termasuk program baru yang tak pernah ada selama kemenag ada di Loteng, ternyata mampu menyentuh langsung masyarakat pelosok.

Tidak sedikit masyarakat yang bersyukur dan merasa diperhatikan oleh Kemenag Loteng, seperti yang dikatakan Suhaili salah satu jama'ah masjid  Jami' Raudlatul Maujud Desa Sengkol Kecamatan Pujut Loteng.

Kepada postkotantb.com jama'ah masjid Jami' Raudlatul Maujud ini mengaku, pihaknya selaku jama'ah mukim Masjid sangat bersyukur bisa dikunjungi oleh kepala Kanmenag Loteng. Sebab selama hidupnya, program sambang masjid ini tidak pernah dilakukan oleh Kemenag Loteng.

"Alhamdulillah, semasa bapak H. Zamroni Aziz program yang menyentuh langsung dengan masyarakat banyak dilakukan, terimakasih pak kanmenag," katanya, Jum'at (16/07).

Sementara itu Kepala Kanmenag Loteng H. Zamroni Aziz mengaku, ketika Pemda Loteng punya program sambang desa, yang mampu memberikan efek positif, Kanmenag kenapa tidak, sehingga pihaknya melahirkan program sambang masjid.

"Ketika pemda dengan program sambang Desa disambut baik masyarakat, kenapa kita tidak dengan program sambang masjid, sesuai dengan binaan kemenag," katanya.

Dikatakan, selama masih dipercaya sebagai kepala Kanmenag Loteng, pihaknya akan terus mengabdikan diri sekaligus turut membantu permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Tentunya pihaknya tetap akan bersinergi dengan Pemda Loteng, khususnya dalam menciptakan kerukunan beragama sesuai dengan tupoksi kemenag.

Mengingat program ini ada ditengah Covid-19, pihaknya tetap mematuhi protokol kesehatan, sebab pihaknya tidak ingin, gegara program ini menimbulkan kemudaratan, sehingga pihaknya tetap menekankan sesuai aturan covid-19.

Selanjutnya majunya tekhnologi saat ini, pihaknya juga mengajak kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menanggapi seluruh informasi yang tersebar. Jangan kita cepat mengambil kesimpulan atau percaya, sebab itu semua belum tentu benar.

Sebab informasi yang belum jelas asal usul atau hoax bisa memicu perpecahan ditengah kerukunan umat beragama. "Mari kita lebih bijak menyikapi informasi informasi yang bernuansa negatif yang belum jelas sumbernya, sebab hal itu bisa merusak persatuan dan kesatuan, oleh karenanya jangan mudah terprovokasi," pintanya.

Dikatakan, kemenag dimasing-masing Kecamatan sudah memiliki KUA, dimana KUA salah satu perpanjangan tangan kemenag paling bawah, bisa dijadikan tempat mengadu atau bertanya, jika ada urusan urusan krusial yang perlu ditanyakan.  Mulai dari pendidikan Madrasah dan Pondok pesantren, urusan haji dan umrah maupun pembinaan masyarakat Islam lainnya.

"Sejatinya kemenag siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutupnya.

Pantauan postkotantb usai acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu,pemberian Al Qur'an dari Kemenag dan Baznas Loteng. (AP)