Bupati Djohan Harap Mahasiswa Berikan Pemahaman Covid Kepada Masyakat



Lombok Utara (Postkotantb.com) - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menerima KKN Mahasiswa Muhammadiyah Aisyiyah di Kabupaten Lombok Utara (5/8).

Hadir pula Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram Dr H Arsyad A Ghani MPd dan unsur perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah, Kepala LPPM berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, unsur pimpinan OPD, hadir pula para camat, beberapa Kades se-KLU serta tamu undangan lainnya.

Bupati Djohan menyampaikan selamat datang di Lombok Utara. Kabupaten yang baru berusia 13 tahun, namun kaya potensi pariwisata dengan aneka wisatanya. Ada wisata pantai, wisata gunung, dan wisata budaya.

Dijelaskan Bupati Djohan, Lombok Utara daerah yang kecil dengan penduduk berkisar 260 ribu, 43 desa dengan 5 kecamatan. Pada tahun 2018 silam, daerah mengalami musibah gempa bumi hingga kini dampak yang ditimbulkan belum dapat terselesaikan sekitar 18 ribu rumah. Selanjutnya, tahun 2019 pandemi Covid melanda Lombok Utara, sehingga keberadaan mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat tentang pandemi covid.

"Sebagai orang beragama, kita harus berserah diri kepada Allah yang menentukan segala. Namun kita manusia tetap wajib berikhtiar, berusaha menghindari dan mengatasi apa yang terjadi," imbuhnya.

Lanjut Bupati Djohan, akibat Covid banyak sendi sendi ekonomi usaha kecil dan menengah gulung tikar. Intinya taraf ekonomi masyarakat kurang baik.

"Doa kita semua, mahasiswa dan masyarakat Lombok Utara. Semoga Covid ini, segera berakhir. Tugas yang akan dilaksanakan sekiranya bisa membantu sosialisasi dan penanganan Covid-19 dalam menuntaskan tugas terakhir di perguruan tinggi masing-masing," tuturnya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Djohan berharap agar para mahasiswa melaksanakan KKN dengan sungguh sungguh. 

"Baru kali ini, Pemda KLU menerima peserta KKN yang relatif banyak, 40 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Terima kasih pada keluarga besar Muhammadiyah yang memilih KLU sebagai lokasi KKN pada 20 desa," imbuhnya.

Dalam pada itu, Rektor UMMAT Dr H Arsyad A Ghani MPd berterima kasih pada bupati dan jajarannya yang telah menerima mahasiswa sebagai lokasi KKNMas. Mengingat pertama kalinya universitas melaksanakan KKN gabungan antara Muhammadiyah dan Aisyiyah.

"Alhamdulillah Lombok Utara dan Lombok Barat menerima mahasiswa kami, walaupun dalam kondisi pandemi. Peserta KKN sekaligus bertindak sebagai relawan Covid-19 membantu masyarakat dalam sosialisasi, terkait masalah pandemi Covid sekaligus melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat di desa," tandasnya.

Dituturkannya, tugas penunjang lain dilaksanakannya KKN adalah belajar memahami budaya dan tata krama yang ada di wilayah Lombok Utara. kknmas berlangsung mulai tanggal 9 Agustus hingga 12 September 2021.

"Harapan kami, mohon bupati dan semua jajarannya membina dan mengawasi keberadaan peserta selama di lokasi KKN, agar ke depan terbangun kolaborasi antara Pemda dan perguruan tinggi," ujarnya.

Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dilanjutkan dengan foto bersama. (YN)