Dihadapan Penguji, Jalal Berhasil Pertahankan Gelar Doktor Dengan Nilai A

Lombok Barat (Postkotantb.com) - Dihadapan penguji, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat (Lobar), H. Jalalusyayuthi, sukses mempertahankan gelar Doktor di Universitas  Merdeka (Inner) Malang Jawa Timur, dengan memperoleh nilai A, Selasa (3/8).

Dalam sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Sosial di Program Pascasarjana Universitas Merdeka (Unmer) Malang tersebut, Kanmenag Lobar mengambil judul Disertasi “Peran Tuan Guru Hasanain Juaini di Ponpes Nurul Haramain NW Narmada: Studi Peran Tokoh Agama di Ponpes Nurul Haramain NW Narmada Kabupaten Lombok Barat” dan diuji langsung oleh Sembilan orang dewan penguji, baik dari penguji eksternal maupun penguji internal kampus Unmer Malang 

Sembilan penguji tersebut masing masing Prof. Dr. Bonaventura Ngw, MS. sebagai promotor.

Dr. Wahyu Wiyani,M.Si sebagai ko-Promotor, Prof. Dr. Parji, M.Pd sebagai penguji eksternal Prof. Dr. M. Tauchid Noor, SH., MH., M.Pd. sebagai penyanggah

Prof. Dr. Agus Sholahuddin, MS. sebagai penyanggah. Dr. Dwi Suharmoko, M.Si. sebagai penyanggah. Dr. Drs. Tommy Hariyanto, MS. sebagai penyanggah. Dr. Sukardi, M.Si. sebagai penyanggah. Dr. praptining Sukowati, SH., M.Si. sebagai penyanggah.

Sidang terbuka ini, disaksikan langsung pejabat struktural Kanwil Kemenag NTB, Kabag Kesra Lobar, Kasubag TU serta seluruh Kasi lingkup Kemenag Lobar, Kepala Satker Lingkup Kemenag Lobar dan seluruh Pengawas Madrasah dan PAI.

Selanjutnya, dalam sidang terbuka ini, H. Jalalussayuthy berhasil mempertahan disertasinya di depan Sembilan orang penguji dengan memjawab berbagai pertanyaan tehnis maupun pertanyaan substansi penelitian yang diajukan dewan penguji mulai dari latar belakang, meotode penelitian, hasil penelitian dan kebaruan yang dihasilkan dari penelitian dan dinyatakan lulus serta berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Sosial.

H. Jalalussayuthy mengatakan, pihaknya sengaja mengambil judul kiprah Tuan Guru dalam membantu Kemenag dalam mengembangkan nilai-nilai keagamaan, berperan dalam perekonomian umat, berperan dalam urusan sosial dan Tuan Guru berperan dalam menjaga dan melestarikan lingkungannya.

Dari Empat isu ini merupakan nilai-nilai islam yang semestinya tetap terjaga dengan baik dan hal ini mampu diaktualisasikan oleh sosok Tuan Guru, khususnya Tuan Guru Haji Hasanaen Juaini selaku Pimpinan Ponpes Nurul Haramain Narmada Lombok Barat. 

"Saya sengaja mengambil penelitian TGH Hasanaen mengingat sosok beliau patut dijadikan sampel dalam melaksanakan kiprahnya ditengah masyarakat, Tidak seperti layaknya Tuan Guru lainnya, yang diidentikkan dengan kegiatan ritual keagamaan semata," paparnya.

Pada momen penyampaian pesan dan kesan, Dr. H. Jalalussayuthy menyampaikan terimakasih yang mendalam terutama kepada Promotor dan co-promotor yang tiada henti memberikan bimbingan dan arahan, keluarga terdekat yang selalu memerikan motivasi sehingga disertasinya dapat terselesaikan dengan baik. 

Begitu juga ucapan terimakasih disampaikan kepada undangan yang turut serta menyaksikan jalannya ujian terbuka dari awal sampai akhir. (Tim)