Tramena Menuju Zona Hijau, Polres Lotara Gelar Vaksinasi Massal

CEK VAKSINASI: Kapolda NTB mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Villa Ombak, Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Pemenang, Lombok Utara, Kamis (12/8).

Lombok Utara (postkotantb.com)- Dalam rangka mengembalikan destinasi wisata Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air (Trameno), Desa Gili Indah, Pemenang, Lombok Utara (Lotara), Menuju Zona Hijau (Goes to Green Zone) covid 19. Polres Lotara menggelar Vaksinasi massal.

Kegiatan ini digelar secara perdana di Villa Ombak, Gili Trawangan, Kamis (12/8), dirangkaikan dengan pemberikan paket sembako bagi peserta yang telah divaksin. Turut menyaksikan vaksinasi massal, Bupati Lotara, Kapolda NTB, Gubernur NTB diwakili oleh Staf Khusus Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan.

Hadir pula perwakilan Danrem 162/Wira Bhakti, Direktur RSUP NTB, Kepala Dinas Pariwisata NTB dan Lombok Utara, dan segenap anggota Forkopimda Lotara.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB, Irjen. Pol.M. Iqbal, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah bersinergi terhadap penyelenggaraan vaksinasi massal Gili Trameno. Diakui dia, Polda NTBtelah melakukan banyak hal, selama masa pandemi.

Diantaranya melakukan pendekatan terhadap seluruh lapisan masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh adat. Selain itu, Polda NTB juga kerap melakukan aksi pemberian bantuan sosial sekaligus menjalankan program vaksinasi massal.

"Inilah yang menjadi dasar kehadiran kami di sini melalui sinergitas bersama TNI, serta Kementerian Pariwisata, khususnya Pemerintah Provinsi, melalui Dinas Pariwisata NTB. Yakni menyampaikan bantuan dan vaksinasi massal," ungkapnya.

Namun demikian, Kapolda NTB mengingatkan, vaksin bukanlah jaminan menangkal Virus Korona. Paling tidak, vaksinasi dapat membangun Heart Immunity, bagi masyarakat, khususnya yang berada di GiTrameno.

"Memang ada beberapa masyarakat setelah divaksin masih juga kena tetapi ingat vaksinasi memang tidak 1000% menangkal. Tetapi dampaknya akan lebih ringan. Mungkin kalau dalam rumus epidemiologi, 70 sampai 75% immunity sudah terbuat dari jumlah populasi suatu daerah, akan memutus mata rantai. Walaupun protokol kesehatan tetap harus dijaga, seperti menggunakan masker wajah tangan penjaga cara mengurangi mobilitas dan ini kita harus lakukan hari ini," bebernya.

Dalam kesempatan ini, dia berpesan agar Kapolres Lotara, selaku penyelenggara acara, tetap mementingkan protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak masing-masing peserta. Sebaliknya, dia berharap, kegiatan vaksinasi massal ini, dapat mengembalikan kondisi destinasi wisata Gili Trameno.

"Mudah-mudahan kegiatan ini berlangsung lancar sukses dan tentunya membawa berkah bagi kita semua urusannya," ujarnya.

 

Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, S.H.
 

Terpisah, Kapolres Lotara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, S.H., menjelaskan, Gili Tramena, merupakan salah satu sektor wisata penyumbang cukup besar dalam mengisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lotara. Namun, sejak pandemi Covid 19, kunjungan wisata menurun.

Sebab para  wisatawan baik domestik maupun mancanegara, khawatir terhadap penyebaran virus tersebut. Sehingga, pihaknya optimis, vaksinasi massal, menjadi solusi demi mempercepat status Zona Hijau dan kondisi kepariwisataan Gili Tramena, kembali normal.

"Vaksin Presisi Merdeka kali ini di Khususkan kepada Penduduk dan pelaku wisata Gili Tramena, yang berlangsung selama 3 hari yaitu hari ini (kamis) di Gili trawangan, Jum'at di Gili Meno dan Sabtu di Gili Air. Hari ini, target Vaksinasi telah mencapai 80 persen. Saya berharap, sampai kegiatan selesai hari ini, target vaksinasi bisa mencapai 100 persen," sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut lanjut dia, Dikes Lotara menerjunkan 2 personel, Puskesmas Nipah 9 personel, Puskesmas Pemenang 2 Personel, TNI 7 personel, tenaga Vaksinator dari Polda NTB 15 personel dan Polres Lotara 4 personel.

Sedangkan jumlah keseluruhan yang terdaftar dalam program vaksinasi di Gili Trawangan, sebanyak 937 peserta. Terdiri dari 68 WNA dan 864 WNI, sementara tertunda 5 orang karena alasan kesehatan. Jadi, total keseluruhan sebanyak 932 peserta.

"Harapan kami dan Pemerintah daerah semoga target pencapaian vaksinasi ini tercapai, sehingga tiga Gili ini segera menjadi zona hijau. Dengan demikian ketika wisata Bali mulai di buka, maka Gili Tramena inipun telah siap menerima wisatawan yang akan berkunjung ke sini," Tutupnya.(RIN)