Atlet NTB Tidak Terlantar di Usia Senja

BERPRESTASI: Para Atlet NTB yang telah berjuang menoreh prestasi di ajang PON Papua, telah kembali ke NTB, Minggu (17/10).

 POSTKOTANTB, Mataram- Banyak keluhan masyarakat terkait para atlet yang bahagia ketika berada di puncak kejayaan, namun menderita di usia tuanya. Maka demikian, Pemprov. NTB akan menfasilitasi atlet berprestasi di PON Papua, agar kelak tidak terlantar.

"Kita tidak ingin atlet NTB merasakan hal itu. Cara kita mengekspresikan kebahagian dan menghargai para pahlawan olahraga kita adalah menfasilitasi mereka supaya tidak menderita di penghujung hidupnya," hal itu ditegaskan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menyambut kedatangan atlet PON XX Papua di halaman kantor gubernur, Minggu (17/10).

Selain itu, Dr. Zul memastikan, tidak hanya atlet peraih medali emas. atlet peraih medali perak dan perunggu yang berjuang mengharumkan nama NTB di PON XX Papua, akan menjadi prioritas pemerintah setempat untuk menjadi PNS. Dengan standar target minimal, menjadi pegawai Pemprov. NTB.

"Bahkan dengan segala cara, Insya Allah kami akan memberikan bonus kepada para atlet peraih medali  pada tanggal 28 Oktober mendatang yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda," janjinya.

Dr. Zul juga akan memberikan tiket gratis kepada seluruh atlet NTB untuk menyaksikan langsung junior MotoGP atau Idemetsu Asia Talent Cup (IATC) yang akan digelar di Sirkuit Mandalika pada tanggal 12 hingga 14 November 2021. "Mudah-mudahan ini menjadi pemicu untuk PON tahun berikutnya, NTB bukan hanya 15 emas tapi mampu menjadi pemain penting yang masuk lima besar kedepannya," jelasnya.(KominfotikNTB/RIN)