Hari Ini, Lima Santri/Wati Loteng Ikuti Lomba KOMBANAS Tingkat Nasional

Lombok Tengah (postkotantb.com) - Hari ini 2 Oktober 2021, Lima Santri Santriwati asal Lombok Tengah (Loteng), mengikuti Kompetisi Bahasa Arab Nasional (KOMBANAS) tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Dimana sebelumnya, lima santri santriwati tersebut sukses meraih juara ditingkat Provinsi NTB.

Lima Santri Santriwati tersebut masing masing dari MTsN 2 Loteng yang beralamatkan di Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Loteng atas nama Rima Sholiha dan Wahidatun Nisa.

Sedangkan dari MIN I Loteng yang beralamatkan di Kelurahan Leneng Kecamatan Praya, masing masing atas nama Lale Oriza Iskandar dan Baiq Jihan WB. Sedangkan dari MIN 4 Loteng yang beralamatkan di Dusun Burika Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Loteng, atas nama Qurratu A'yun.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng H. Zamroni Aziz mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih Santri Loteng dalam kompetisi Bahasa Arab tingkat provinsi dan akan mewakili NTB di tingkat nasional.

"Keberhasilan ini adalah milik bersama, dan saya selaku kepala kantor Kemenag Loteng, sangat bangga atas prestasi ini," katanya, kemarin

Suksesnya lima santri santriwati tersebut, tentunya ini sebagai bukti kalau, lulusan madrasah sangat istimewa. Sebab di samping ahli di ilmu umum, ilmu agama pun, siap pakai.

"KOMBANAS ini, melombakan ilmu keagamaan dan anak anak kami sudah mereka tunjukkan, dalam lomba lomba umum sebelumnya, santri kami juga sudah mampu sampai ke tingkat Nasional," ungkapnya.

Selanjutnya kepada para pelatih dan dewan pembina, pihaknya ucapkan terimakasih, semoga perjuangan yang sudah dilakukan, tentunya tercatat sebagai amal ibadah kelak. Selanjutnya kepada para anak anakku, untuk lebih bersemangat, pihaknya yakin kalau anak anakku adalah orang cerdas dan mampu mengharumkan nama baik Daerah ditingkat Nasional.

Sementara itu, kepala MTsN 2 Loteng Nasruddin Mansur mengatakan, mengantarkan santrinya ke level Nasional, ini merupakan kali pertama semenjak beberapa bulan lalu sebagai kepala madrasah di MTsN 2 Loteng ini.

Keberhasilan ini, tentunya sebagai salah satu filter dan kontribusi untuk terus berbuat lebih baik kedepannya. "Sukses sampai ke Nasional, itu bukan suatu hal yang mudah. Dan ini tentunya akan kami jadikan sebagai penyemangat untuk kedepannya, apalagi prestasi ini adalah pertama diukir setelah dilantik sebagai kamad beberapa bulan lalu," katanya.

Mencetak generasi Qur'ani yang kaya ilmu agama, tentunya itu adalah tujuan utama, sebab madrasah adalah salah satu lembaga pendidikan yang notabenenya calon calon cendikiawan, yang mahir dalam agama tanpa melupakan ilmu umum.

Selanjutnya, kepada para civitas MTsN 2 Loteng, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih atas dedikasi, ke istiqomahannya dalam mendidik dan membimbing, sehingga santri MTsN 2, sukses sampai ke tingkat Nasional dalam lomba KOMBANAS. 

Terpisah kepala MIN 4 Loteng Zulhadi mengatakan, tak ada usaha yang mengkhianati hasil. Artinya apa yang sudah diperjuangkan, bersama rekan rekan guru, khususnya guru bahas Arab, telah terbayar dengan suksesnya satu orang santriwati ikut dalam KOMBANAS tingkat Nasional.

"Lolos sampai ke tingkat Nasional, ini jadi bukti kalau apa yang kita telah usahakan, menuai hasil," katanya.

Untuk meraih prestasi ditingkat Nasional, tentunya pihaknya sudah meminta kepada pembimbingnya, untuk lebih intens dalam memberikan bimbingan. Sehingga perjuangan yang sudah dilakukan, hasilnya benar benar sempurna dan berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Terpisah kepala MIN I Loteng Mahruf Rufyan mengaku, lolosnya dua santri MIN I Loteng, ini merupakan kado istimewa untuk Loteng. Sebab bulan Oktober ini merupakan hari jadi Loteng.

"Kendati kami dibawah kemenag, namun kesuksesan ini juga bagian dari kado buat Loteng, sebab bulan Oktober ini adalah hari lahir Gumi Tatas Tuhu Trasne," katanya.

Selanjutnya, menghadapi kompetisi ditingkat Nasional, pihaknya sudah mengupayakan semaksimal mungkin, dalam pembinaan. Semoga apa yang telah dan sedang dilakukan, diganjar dengan prestasi menggembirakan. (AP)