Ridwan Syah: Kita Harus Mencontoh Negara Italia

Dalam pelaksanaan Studi Komperasi, Tim Pemprov NTB banyak memetik contoh yabg diterapkan Negara Italia saat penyelenggaraan MotoGP.

 ITALIA merupakan negara yang telah puluhan kali sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan event MotoGP. Sehingga, Provinsi NTB perlu banyak belajar dari negara tersebut. Mengingat event World Supebike (WSBK) dan MotoGP yang akan di gelar di sirkuit Mandalika, merupakan event perdana.

Karenanya, Tim Pemprov NTB dikirim ke Italia dalam rangka melakukan Studi Komparasi, dari Kamis hingga Jumat (22/10). Hari pertama, kedatangan Tim Studi Komparasi Pemprov NTB diterima oleh jajaran Kepolisian Daerah Remini, Italia. Sementara hari kedua, Tim Studi Komparasi Pemprov NTB mengunjungi Missano Circle circuit MotoGP Marco Simoncelli.

Dengan didampingi oleh jajaran kepolisian daerah Remini, Italia, tim tersebut, berkesempatan melihat langsung di lapangan dan didampingi oleh jajaran Kepolisian Daerah Remini, Italia.

"Italia sudah puluhan tahun menyelenggarakan Event MotoGP.
Kita bahkan Indonesia  belum punya pengalaman untuk itu. Karena itu, kita harus banyak mencontoh sistem yang diterapkan Italia," jelas Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwan Syah didampingi Direktur RSUD NTB, Dr. H. Lalu Herman Mahaputra.

Studi Komparasi menghasilkan beberapa hal. Pemprov NTB akan mengadopsi berbagai teknis dan sistem penyelenggaraan acara. Dari Ruang Command Center, apabila terjadi kontijensi, keamaan, penempatan medical center, screening penonton, hingga berbagai regulasi lainnya.

Tidak hanya itu. Pemprov NTB juga mengadopsi keamanan protokol kesehatan yang biasa dilakukan saat penyelenggaraan event tersebut. Seperti, setiap penonton diwajibkan untuk mengisi aplikasi kesehatan (semacam aplikasi pedulilindungi Indonesia).

"Kita perlu bangun sistem screening penonton berbasis IT untuk pemeriksaan kesehatan/PCR atau antigen sesuai prokes," tandas dr. Jack, sapaan direktur RSUD NTB.


(DISKOMINFOTIKNTB/RIN)