Kembali, Polisi Evakuasi Dua Mayat Korban Arus Sungai Tibu Atas

MENGAPUNG: salah satu korban terseret arus Sungai Tibu Atas ditemukan nelayan tengah dalam kondisi mengapung di Pantai Bintaro, Ampenan, Kota Mataram, Sabtu (6/11).

POSTKOTANTB, Mataram- Anggota Polsek Narmada Polresta Mataram, bersama Tim SAR Lombok Barat (Lobar),  melaksanakan evakuasi dua sosok mayat di Wilayah Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Sabtu (6/11).

Setelah dilakukan identifikasi, keduanya diketahui masih berstatus pelajar asal Cakranegara Kota Mataram. Yakni Deni Erik Sandi (17) dan Andre Firmansyah (17). Berdasarkan pengakuan saksi, kedua mayat ini ditemukan seorang nelayan, Sapari, yang kebetulan sedang memancing di sekitar Pantai Bintaro, Ampenan, Kota Mataram.

Awalnya, mayat pelajar ini akan dievakuasi di pantai Bintaro. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya dievakuasi di Pelabuhan Lembar.

"Kedua korban sebelumnya akan di evakuasi di pelabuhan lembar. Namun mengingat boat yang digunakan tim SAR dan rombongan evakuasi tidak bisa menyandar di pantai Bintaro. Kebetulan dekat dengan pelabuhan lembar, maka rombongan mengadakan evakuasi di lembar," ungkap Kapolsek Narmada, Kompol I Nyoman Nursana, SH, melalui Kasi Humas Polresta Mataram, Iptu Erni Anggraeni SH.

Selanjutnya, kedua korban saat ini di bawa ke RS Bhayangkara untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan pihak keluarga korban, telah diinformasikan untuk menunggu dirumah duka masing-masing. "Setelah selesai melakukan pemeriksaan baru tim kami yang akan mengantarkan jenazah ke rumah duka," imbuhnya.

Kedua korban yang ditemukan ini masuk rangkaian hilangnya tiga remaja di lokasi Pemandian Sungai Tibu Atas, wilayah Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Lobar, Kamis(4/11). Berdasarkan informasi ada  remaja dari mataram dengan jumlah 10 orang, datang mandi ke lokasi pemandian tersebut.

Peristiwa Nahas pun terjadi, ketika mereka mandi sambil terjun dari ketinggian tertentu, tiga orang diantaranya hanyut terbawa arus sungai. Atas peristiwa tersebut, sebagian dari kelompok remaja pergi mencari bantuan warga setempat dan melaporkan peristiwa tersebut di kantor desa. Laporkan kemudian diteruskan  Bhabinkamtibmas ke Polsek Narmada dan dilanjutkan ke Tim SAR Lobar.

"Bersama tim SAR polsek Narmada melakukan pencarian di sekitar lokasi, dan saat itu hanya ditemukan 1 korban, sementara 2 korban lagi belum di temukan hingga tim menghentikan sementara pencarian. Sedangkan upaya yang dilakukan Polsek Narmada saat ini adalah mengantar kedua jenazah ke rumah duka, setelah rampung dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara," jelasnya.(RIN)