UMMAT-UNIPRIMA Teken MoU Perluas Cakupan Kampus Merdeka

Rektor Universitas Puangrimagalatung (UNIPRIMA) Makassar Sulawesi Selatan, Prof. DR. H. Imran Ismail, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Prof DR. H. Arsyad Ghani, usai penandatanganan MoU, Minggu (31/10).

POSTKOTANTB, Mataram- Rektor Universitas Puangrimagalatung (UNIPRIMA) Makassar Sulawesi Selatan, Prof. DR. H. Imran Ismail, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Prof DR. H. Arsyad Ghani.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara kedua Petinggi Universitas yang berlangsung di Rektorat UMMAT Mataram, Minggu (31/10) tersebut, menandai kerjasama pendidikan antara kedua Universitas yang meliputi Tiga Pengabdian Perguruan Tinggi atau Tri Dharma Perguruan Tinggi. Seperti pada aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.

"Namun lebih dari itu ruang lingkup kerjasamanya diperluas dalam rangka merdeka belajar atau Kampus Merdeka. Sesuai dengan amanat Mas Menteri yang meliputi sepuluh kegiatan diantaranya pertukaran Mahasiswa, Dosen maupun staf, Kuliah Kerja Nyata Tematik, Magang, Perkuliahan Dosen Tamu, Penelitian Bersama, Seminar/Konferensi, Proyek Kemanusiaan, Pengembangan Kelembagaan, Pengabdian kepada Masyarakat maupun kegiatan lain yang relevan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi," Sebut Prof. Imran, pria yang juga Guru Besar Ilmu Administrasi Negara di Universitas Bosowa Makassar.

Paska penandatanganan MoU, akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Agreement (MOA) ditingkat Fakultas bahkan pada tingkat pelaksanaannya nanti, akan ditindaklanjuti dengan Implementation Agreement (IA) antara kedua Universitas itu

"Seiring dengan apa yang menjadi kelebihan UMMAT akan menjadi bahan kami untuk dikembangkan juga di UNIPRIMA. Begitu pun sebaliknya. Demikian juga dalam bidang research bisa juga dilakukan secara bersama-sama terutama juga dalam bidang akreditasi kedua perguruan tinggi ini," jelas pria kelahiran Jatiwangi, Asakota, Kota Bima ini.

Menurutnya, Pemilihan UMMAT sebagai salah satu perguruan tinggi yang diajak bekerjasama, karena kampus tersebut merupakan salah satu Universitas Swasta Teratas di Provinsi NTB, berdasarkan berbagai indikator yang ada. Sehingga UMMAT layak dijadikan mitra dalam rangka pengembangan Perguruan Tinggi kedepannya.

"Untuk di NTB ini bahkan UMMAT ini peringkatnya berada di nomor dua setelah Unram. Kalau tidak salah jumlah Perguruan Tinggi Swasta di NTB ini sekitar 56 dan UMMAT ini menempati peringkat teratas di NTB, dibawah Unram," bebernya.

"Dan saya salut dengan pak Rektor yang sekarang karena memiliki prioritas perhatian pada aspek riset. Bahkan di UMMAT sendiri ada penyiapan anggaran bagi para dosen dalam peningkatan kualitas SDM nya seperti mengisi tulisan-tulisan dalam Jurnal Internasional," sambungnya.

Sementara UNIPRIMA merupakan sebuah Universitas yang dalam tiga tahun terakhir ini, terbentuk dari hasil merger empat perguruan tinggi yang berbentuk Sekolah Tinggi dan berhasil menjadi sebuah Universitas, berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional yakni pada akhir tahun 2018.

"Jadi dianggap masih sangat muda sekali setelah berubah bentuk dan sekarang menjadi empat fakultas. yang pertama Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Perawatan dan Kebidanan serta ditambah dengan satu Program Paska Sarjana Bidang Administrasi Publik,"

Dengan jumlah mahasiswa hampir 5.000 orang dan terdiri dari 12 Program Studi yang dibina saat ini. Dan kami terus mengembankan program studi baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.(RIN)