Diperbaiki Tetap Ambruk, PKM Awang Naik Status Penyidikan


LOTENG, (postkotantb.com) - Kendati sudah diperbaiki, namun Puskesmas Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), tetap ambruk.

Ambruknya pembangunan Puskesmas Awang yang menelan Anggaran Rp 7, 6 Miliar tersebut, membuat pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng, intens melakukan penyelidikan.

Sehingga ditemukan kerugian negara di sebabkan pembangunan tersebut senilai Rp 900 juta dan statusnya dinaikan menjadi penyidikan.

"Sudah dua kali diperbaiki namun tetap saja Ambruk, sehingga kita terus lakukan pemeriksaan. Saat penyelidikan kerugian negara ditaksir Rp 900 juta dan saat ini kita sudah naikkan statusnya jadi penyidikan," kata kepala Kajari Loteng Fadil Regan Yang di dampingi Kasi Pidsus dan Intel saat jumpa pers, Kamis (9/12). "Saat perbaikan saja kita sudah prediksikan akan ambruk lagi, ternyata benar," sambungnya.

Dengan telah dinaikkannya status Puskesmas Awang tersebut, pihaknya sudah menjadwalkan pemanggilan saksi lanjutan, yang sebelumnya sudah memanggil lebih dari 15 orang saksi.

Dan dalam penyidikan nanti, sejumlah saksi kemungkinan akan dipanggil lagi, untuk menambah alat bukti termasuk beberapa dokumen yang sudah dikumpulkan akan terus dilengkapi. 

Proyek ini lanjutnya, berada di bawah Dinas Kesehatan Loteng, dan peristiwa pidana sudah tercium, kendati demikian pihaknya belum bisa menentukan calon tersangka, namun yang jelas pasti akan ketemu saat penyidikan. 

"Calon tersangka wajib akan kelihatan ketika proses penyidikan dilakukan," ungkapnya.

Dikatakan, adapun motif yang terjadi dalam kasus ini hingga menyebabkan kerugian negara seperti beberapa pekerjaan yang tidak sesuai speak dan kurang volume sehingga menyebabkan gagal konstruksi.

Dari kejadian itu, setelah mendatangkan ahli dalam hal ini Polteknik Kupang. "Kita punya strategi atau cara sendiri. Sehingga kita minta bantuan tim ahli dari polteknik Kupang," ujarnya

“Kita liat saja nanti perjalanan penanganan kasus ini,yang jelas angka kerugian negara berpotensi bertambah,” sambungnya semvari memberikan keyakinan. (AP)