Kemkominfo Lakukan Survei Persepsi Media Daerah, Ini Tujuannya.


Mataram, (postkotantb.com) – PIC Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) menggelar penelitian terkait desiminasi informasi penanganan Covid-19 di Mataram, Rabu (1/12). Kegiatan ini diikuti 20 media yang ada di NTB. Perwakilan PIC FMB, Fadzrin Widia menjelaskan, media ini merupakan salah satu kanal informasi yang dikelola Dirjen IKP Kemenkominfo RI.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) kanal komunikasi ini, untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang berkaitan dengan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Ia mengatakan survei  menjadi salah satu  rujukan, sejauh mana pemberitaan strategis nasional dan mampu memberikan kontribusi informasi juga untuk masyarakat.

“Ini juga dapat menjadi sarana evaluasi ke depan agar kita lebih baik lagi,” ujar Fadzrin Widia.

Sementara Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, yang diwakili Kabid IKP, Athar, S.Ip sangat mendukung adanya survey dukungan penelitian terkait desiminasi informasi penanganan Covid-19 yang dilakukan PIC FMB 9.

“Hal ini untuk menindaklanjuti surat dari Direktorat Pengelolaan Media Kemenkominfo RI, bekerjasama dengan Dinas Kominfotik NTB,” kata Kabid IKP di depan peserta yang hadir di Aula Gemilang Dinas Kominfotik NTB.

Menurut Athar, survei ini dilakukan untuk melihat, sejauh mana pesan yang disebarkan oleh pemerintah pusat, dapat berdampak positif kepada masyarakat di tengah mewabahnya Covid-19.

“Apakah pemberitaan dari kanal pemerintah seperti dari Kemenkominfo RI, efektif dimanfaatkan dan dipublikasi oleh media daerah kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, diharapkan media-media dapat berpartisipasi untuk mengisi survei tersebut dengan baik.

Sedangkan Ketua PWI NTB, Nasruddin mengutarakan, pengisian survei ini dapat membantu kedisiplinan media. Khususnya dalam menyampaikan pemberitaan tentang Covid-19 kepada masyarakat.

“Survei ini bagus untuk memberikan edukasi untuk kita di daerah,” kata pria yang bertugas di RRI Mataram tersebut.

Sedangkan salah satu Media online Katada , Arif  mengaku survei ini sangat bermanfaat untuk media.

“Salah satunya kita dapat memahami konten-konten berita dari media yang yang dikelola Kemenkominfo RI ini,” kata wartawan Katada itu.

Hal yang sama disampaikan Lalu Habib Fadli, Pimred Media Gerbang Indonesia AMSI NTB. Dia mengaku isi survei tentang Covid-19 dan dampak ekonomi, mampu memberikan rujukan bagi media di daerah.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Misalnya tentang informasi manfaat vaksin Covid-19, maupun bantuan pemerintah untuk masyarakat terdampak. Itu sangat bagi kita media daerah,” ujar pria yang akrab disapa Bang Abi tersebut. (red)