Ketua DPC SPRI KSB, Apresiasi Respons Kapolres Saat Dihubungi Insan Pers


 

Sumbawa Barat, (postkotantb.com)  - Ketua DPC Serikat Pers Indonesia (SPRI), Sudirman Bogie mengapresiasi respon cepat Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin, S.IK, saat sejumlah wartawan menghubunginya untuk keperluan konfirmasi.

Ia menyebut, jika selama bertugas di Sumbawa Barat, Kapolres AKBP Heru Muslimin, S.IK, selain respon cepatnya, Kapolres juga sangat harmonis dengan sejumlah awak media, mulai dari media cetak maupun media online saat dikonfirmasi untuk keperluan pemberitaan.

Selain itu, Kapolres juga dikenal dekat dengan masyarakat KSB. Hal itu di buktikan dengan pemberian sejumlah bantuan sosial selama dirinya bertugas.

"Kami sangat apresiasi beliau, respon cepat beliau saat kami lakukan konfirmasi terkait pemberitaan. Selain itu, beliau dikenal dekat dengan para wartawan, bukan saja dengan wartawan, masyarakat biasa juga sangat mudah untuk menghubungi beliau," ungkap, Sudirman Bogie yang juga Pimpinan Redaksi Media Online INSIDENTB.COM, dalam keterangan tertulis, Minggu (5/12/2021).

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, menegaskan kepada seluruh Kapolres dan Kapolda di Indonesia agar respon cepat setiap dihubungi wartawan, dan bila belum siap agar diminta waktu sebentar untuk mencari data.

"Pak Wakapolri juga tadi menyampaikan bahwa belum maksimal mengelola media. Saya sependapat dengan beliau. Apabila ada media ataupun katakan wartawan yang ingin menanyakan, kalau memang pimpinan kapolres belum siap datanya, bisa saja tunggu sebentar atau kasih waktu 10-30 menit sambil cari data," ujar Agung dalam sambutannya saat Apel Kasatwil Polri tahun anggaran 2021 di Bali, Jumat (3/12/2021) seperti dilansir dari detik.

"Jangan terus malah teleponnya tidak dijawab. Kemudian pasti (wartawan) akan telepon ke kapolda. Nah, kapolda kalau belum diberi laporan, jawabnya susah, akhirnya kepada pimpinan Polri. Ini tolong menjadi atensi kita semua," sambungnya.

Agung menjelaskan para kapolres harus mampu meredam berita viral yang ada di daerah masing-masing. Agung mewanti-wanti jangan sampai berita viral di daerah menjadi isu nasional.

"Pemimpin diharapkan mampu meredam isu ketika ada permasalahan di wilayahnya, sehingga tidak menjadi isu nasional atau viral. Tadi Pak Wakapolri sudah menyinggung hal ini, jadi segera diredam, segera diklarifikasi. Kalau perlu minta maaf, minta maaf, sehingga tidak viral," kata Agung.

Agung menjelaskan para kasatwil dan kapolres harus langsung memberi klarifikasi mengenai pemberitaan yang viral. Agung juga menyampaikan pesan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, di mana para kapolres harus melakukan visit media.

"Kami menyarankan untuk para kasatwil, kapolres, segera mengklarifikasi secepatnya apabila ada pemberitaan di media. Jadi cepat segera dijawab, segera diklarifikasi, sehingga tidak viral. Kemudian Wakapolri juga tadi menyampaikan silakan visit media, bisa datangi silaturahmi untuk menjalani hubungan emosional yang baik," tuturnya.(red)