Sukses Bina Wanita Tangguh Berwirausaha, Loteng Dapat Penghargaan MCI

LOTENG, (postkotantb.com)- Memiliki kepedulian terhadap kaum gender berkarier dibidang wirausaha, Lombok Tengah (Loteng) mendapatkan plakat penghargaan dari Seruni Mercy Corps Indonesia (MCI). 

Pemberian plakat tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya dalam pelaksanaan Program Penguatan Perempuan Pengusaha Mikro dalam Keamanan Digital dan Inklusi Keuangan atau Strengthening Women Micro-entrepreneurs for Digital Security and Financial Inclusion (SERUNI).

Plakat penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Imansyah Arraniry selaku Program Manager SERUNI mewakili MCI yang diterima oleh Sekretaris Daerah Loteng Lalu Firman Wijaya, Jum'at (17/12) kemarin.

Sekda Loteng, L. Firman Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih atas program yang telah dilaksanakan.

“Kami menyampaikan terima kasih sudah membantu Loteng dalam memperkuat perempuan Loteng. Pelaku UMKM kita memang dominan perempuan, karena UMKM cenderung industri rumah tangga. Jadi mereka bisa mengerjakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga tetap jalan dan mereka bisa tetap berusaha menghasilkan tambahan pendapatan,“ katanya.

Melalui Program SERUNI, Mercy Corps Indonesia dengan dukungan dari Inggris Raya– melalui Program Akses Digital dan Tech Hub di Kedutaan Inggris Jakarta, telah memfasilitasi pelatihan dan pendampingan untuk 150 perempuan pengusaha mikro di Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Loteng.

Pelatihan dan pendampingan berlangsung dari Agustus 2021 sampai Oktober 2021 dan dilakukan secara klasikal sebanyak empat kali melalui pertemuan tatap muka dan empat kali sesi webinar secara daring.

Dikatakan, adapun materi yang disampaikan di antaranya Cerdas Menabung, Cerdas Mengatur Uang, Cerdas Mengenal Marketplace dan Cerdas Mengenal Keamanan Digital. Adapun materi sesi webinar meliputi Kupas Tuntas Peluang Omset Tersembunyi, Membangun Jaringan Pemasaran Offline dan Online, Strategi Konten Untuk Meningkatkan Kesadaran Merek Dalam Digital Marketing, Mulai Berjualan di Marketplace – Produk Lokal Jadi Lebih Dikenal, dan Pendalaman Materi Keamanan Digital.

MCI, melalui Program SERUNI juga melakukan kerja sama dengan Bank NTB Syariah untuk memfasilitasi peserta dalam mengakses layanan keuangan formal dan memiliki rekening atas nama pribadi, serta memfasilitasi perekrutan agen laku pandai untuk semakin mendorong inklusi keuangan dan memberikan peluang diversifikasi usaha. Untuk memastikan keberlanjutan akses pengembangan kapasitas dan pendampingan usaha, MCI telah memfasilitasi 111 peserta program SERUNI terhadap platform MicroMentor, yang merupakan platform bimbingan usaha gratis yang menghubungkan mentor dan pemilik usaha mikro. 

Melalui MicroMentor, peserta program akan selalu memiliki akses terhadap berbagai materi pengembangan usaha, dan dapat terhubung dengan mentor, baik yang berlatar belakang profesional ataupun pengusaha berpengalaman, yang dapat mendukung dan mendorong pertumbuhan usaha mereka. Melalui platform Micro Mentor, peserta juga dapat mengakses perangkat keamanan siber yang diadopsi dari Global Cyber Alliance (GCA). 

Dalam pelaksanaan program, MCI juga memfasilitasi pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi 31 peserta program. Memiliki NIB akan memungkinkan peserta program untuk mendapatkan akses bimbingan teknis dan pelatihan, berbagai sertifikasi dan izin usaha (PIRT, Halal, HAKI, BPOM, SNI, dll), dan bantuan pemerintah. Oleh karena itu, Mercy Corps Indonesia bekerjasama dengan Program GARDA TRANSFUMI yang merupakan program bersama antara Mercy Corps Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM yang bertujuan untuk memfasilitasi transformasi formal bagi usaha mikro.

Sementara itu Imansyah Arraniry Program Manager SERUNI MCI, mengatakan Program SERUNI bertujuan untuk memberantas kemiskinan dan ketidaksetaraan melalui inklusi keuangan. “Perempuan pengusaha mikro berhak untuk mengembangkan usahanya. Untuk memfasilitasi hal ini, kami membantu perempuan pengusaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya dengan baik, meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan, dan memfasilitasi akses terhadap layanan keuangan formal. Tujuan ini dapat tercapai berkat kerja sama semua pihak, khususnya Pemerintah Lombok Tengah, dan saya atas nama Mercy Corps Indonesia ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.”

Dari 150 peserta baseline, hasil capaian kegiatannya antara lain kebiasaan menabung, kebiasaan mencatat pengeluaran, mengakses produk keuangan, menggunakan marketplace untuk promosi dan praktik keamanan digital. (AP)