Warga Binaan Lapas Perempuan dari Luar Daerah Bakal Ber-KTP Mataram!

Petugas Dukcapil Kota Mataram tengah mendata salah satu warga binaan lapas perempuan dari luar daerah, Kamis (2/12).

 POSTKOTANTB, Mataram- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Kota Mataram, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) NTB, gandeng Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, melaksanakan pendataan.

Dalam rangka menerbitkan kembali KTP Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) di Lapas tersebut agar menjadi warga Kota Mataram. Pelaksanaan pendataan yang berlangsung di Aula LPP Kota Mataram, Kamis (2/12) ini, diikuti puluhan warga binaan yang berasal dari luar kota.

Ada pula warga binaan yang tergolong masih baru dengan domisili Kota Mataram, juga didata untuk pembuatan KTP.

"Karena sebagian besar KTP warga binaan kami ditahan di penyidik saat menjalani proses hukum. Setelah kami minta kembali ternyata hilang," ungkap Kepala LPP Mataram, Dewi Andriani di sela-sela kegiatannya memantau pelaksanaan pendataan warga binaan.

Kata Dewi, sejak 2020 silam, pihaknya telah mengajukan penerbitan KTP untuk warganya. Dengan tujuan agar setiap warga binaan lapas dari luar daerah dapat memanfaatkan hak pilih saat momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada).

"Setelah memiliki KTP mereka bisa menggunakan hak pilih mereka. Ini juga sesuai dengan program pusat kembali memegang identitasnya," imbuhnya.

Di sisi lain, Dewi juga berencana mengajukan warga binaan yang telah ber KTP ini untuk menjadi peserta BPJS. Dimana ke depan, tidak hanya di dalam Lapas. Ketika warga binaan telah bebas, kartu BPJS tetap dapat digunakan secara gratis.

"Karena sebelumnya sebanyak 23 warga binaan sudah mendapatkan kartu BPJS. 7 orang lainnya sudah pulang ke rumah masing-masing. BPJS nya gratis seumur hidup," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Identitas Penduduk, Dukcapil Kota Mataram, Muh. Syamsul Rizal menjelaskan, sebelum penerbitan KTP, pihaknya akan melakukan verifikasi data warga binaan khususnya yang berdomisili dari luar daerah. Setelahnya, Dukcapil Kota Mataram akan meminta akses dari daerah asal warga binaan.

"Pendataan ini berdasarkan permintaan dari pihak LPP Mataram. Untuk yang berdomisili Kota Mataram, kita akan langsung melakukan perekaman dan pencetakan KTP di Aula Lapas," jelasnya.

Selain di lingkungan lapas, Dukcapil juga melaksanaan pendataan terhadap siswa di setiap sekolah SMA dan SMK se Kota Mataram, serta untuk warga penyandang disabilitas. "Karena memang di sekolah jadwalnya sedang ujian, kami langsung melakukan pendataan di LPP Mataram," pungkasnya.(RIN)