Loteng, (postkotantb.com) - Hari ini Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Praya Tengah Lombok Tengah, merayakan Ulang Tahunnya yang ke 43.
Perayaan Ulang tahun tersebut, sebelumnya dirangkaikan dengan jalan sehat dan sejumlah acara lainnya dan pihak sekolah sudah menyiapkan berbagai macam dor prize, kepada para peserta jalan sehat.
Kepala SMKN 1 Prateng Asfian Husnayanto mengatakan, sebagai hamba allah yang beriman dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan, tentunya sebuah kewajiban bagi keluarga besar SMKN I Prateng untuk melaksanakan HUT yang ke 43.
Sehingga hari ini, keluarga besar SMKN 1 Prateng melaksanakan HUT ke 43. "Alhamdulilah, sebagai bentuk kesyukuran kita di umur sekolah yang ke 43, hari ini kami bersama keluarga besar SMKN 1 Prateng, melaksanakan tasyakuran di halaman sekolah, " Katanya, Sabtu (28/5).
Dikatakan, SMKN 1 Prateng adalah sekolah kejuruan pertama di bumi Tatas Tuhu Trasne, dimana sekolah ini berdiri I April 1979, yang mana dulunya SMKN 1 Prateng bernama Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA).
Seiring waktu dan keikhlasan dan perjuangan para pendahulu, alhamdulillah sampai saat ini, SMKN 1 Prateng, telah meluluskan lulusan ribuan orang, tersebar di NTB. Artinya kendati SMKN 1 Prateng ada di Loteng, namun siswa yang telah di luluskan, bukan hanya di Loteng semata namun merata di NTB.
"Tanpa perjuangan dan keikhlasan para perintis, sekolah kebanggaan kita ini tidak akan sampai pada detik ini, sehingga kita harus syukuri dan berterimakasih kepada para pendahulu kita," Ungkapnya.
HUT ke 43 ini lanjutnya, tentunya di hajatkan untuk Civitas akademik SMKN 1 Prateng semoga ke depan lebih baik dan bermanfaat untuk sesama. Dan menghasilkan anak yang berprestasi, unggul, kreatif, Inspiratif, beriman dan selalu di bawah lindungan Allah. Termasuk perayaan ini, semoga menjadi semangat, untuk warga sekolah dan masyarakat.
Ditambahkan, dalam perayaan ini, ada tiga perintis yang diundang, dan itu sebagai bentuk kesyukuran dan penghormatan kepada beliau, atas dedikasi dan perjuangan beliau merintis, hingga sekolah ini menjadi ada dan besar.
"Melupakan sejarah itu adalah kesalahan fatal, sehingga kami sepakat mengundang para sesepuh atau perintis, agar keberkahan sekolah ini terus mengalir," harapnya.
Sementara itu Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Loteng Nur Ahmad mengajak kepada seluruh civitas dan siswa untuk menanamkan semangat baru di usia sekolah ke 43 untuk lebih baik.
"Saya berharap perayaan ini tidak hanya sebatas Seremonial semata, namun mari kita jadikan perayaan ini semangat baru untuk lebih baik, baik para guru ataupun siswa," pintanya.
Dari sekelumit sejarah sekolah yang di paparkan kepala sekolah, besar harapannya agar sekolah ini jadi contoh bagi sekolah yang lain.
Selanjutnya, apapun yang anak anakku dapatkan di sekolah ini, tentunya itu bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, termasuk keahlian yang dimiliki di manfaatkan dan bisa dirasakan oleh masyarakat.
Pesannya tambahnya, kian bertambah usia proses berfikir dan bertindak harus di sesuaikan dengan kelakuan.
Dan terakhir, kepala sekolah dan civitas yang ada harus mampu membangun jejaring lebih luas, sehingga SMKN 1 Prateng bisa jadi sorotan masyarakat dan prestasi sekolah kedepannya semakin lebih baik dan mantap. (Ap)


0Komentar