Jakarta, (postkotantb.com) - Acara Penutupan HUT ke 49 Tahun partai berlambangkan Moncong Putih (PDIP) itu,menggelar Festival Kopi Tanah Air (FKTA) dihadiri sekitar 29 Dewan Pimpinan Daerah PDIP se Indonesia, yang berlangsung di parkiran timur selatan Senayan Bung Karno Jakarta pusat, Jum'at (27/5/22) pada pukul 13.15 WIB.
Mewakili provinsi Nusa Tenggara Barat, Ketua DPRD Sumbawa yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, Ikut serta dalam Festival tersebut dengan membawa 3 jenis kopi khas Sumbawa, dalam Festival Kopi Tanah Air PDIP yang sudah dikemas sedemikian rupa atua sudsh dalam kemasan. Diantaranya kopi organik produksi Madu Lestari Sumbawa, Kopi Luwak Liar dari Gunung Batulanteh Sumbawa hingga Kopi Kades Robusta organik. Kata Rafiq dalam rilis resminya ke postkotantbnews.com Sabtu (28/05/22)
“Saya sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumbawa yang sudah dipercaya untuk mewakili DPD PDIP Nusa Tenggara Barat (NTB) mengucapkan terimakasih atas kepercayaan ini. Ini adalah suatu ajang bagi kami untuk ikut memperkenalkan kopi produksi lokal khas Sumbawa,” papar Abdul Rafiq.
Selain itu Abdul Rafiq juga mengapresiasi DPP PDIP, dalam menggelar Festival Kopi Tanah Air karena telah mendukung UMKM kopi dari seluruh DPD PDIP se-Indonesia.
“Kami membawa tiga jenis kopi dalam acara ini, yang ingin kami tampilkan adalah pengelolaannya. Bahwa kopi ini di produksi dengan cara-cara tradisional seperti yang dilakukan terlebih dahulu oleh para leluhur kami, kopi ini juga tidak mengandung pestisida, tanpa pupuk,” urai Rafiq sapaan akrabnya ketua DPC PDIP itu.
Festival kopi yang digelar selama tiga hari mulai 27 hingga 29 Mei ini dibuka langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi oleh sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Kegiatan ini juga memecahkan rekor MURI, pasalnya dihadiri ribuan peserta, plus lima kementerian, 29 DPD PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia, empat komunitas produsen kopi dan puluhan merk kopi lokal dan 535 orang peserta, pungkasnya. (Lalu)


0Komentar