RUNNER UP: Panitia Silaturrahim Tenis Tournamen memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp. 10.000.000, untuk Runner Up, Tim Srikandi Reborn, Jumat (27/05/2022).
 

Mataram (postkotantb.com)- Ajang Silaturrahim Tenis Tournamen antar Provinsi yang diselenggarakan  Komunitas Tenis Putri NTB, Beregu Putri, mulai Kamis (26/05/2022), di Lapangan Tenis Atmani Wedana, Mapolda NTB, berakhir dengan kemenangan Tim Srikandi Reborn, Jumat (27/05/2022).

Kemenangan tersebut diraih tim ini, setelah unggul bertanding di babak Grand Final melawan tim Markonah Bekasi. Kompetisi tenis ini berlangsung sengit. Karena di Partai Pertama, Team Markonah Bekasi sempat menang, dengan skor 8 -1.

Namun di partai kedua, Srikandi Reborn tampil dengan sangat percaya diri, sehingga berhasil membalikan kedudukan dengan perolehan skor, 8 -1. Begitu pun pada partai ketiga, kepiawaian dalam bermain tenis membuat Srikandi Reborn berhasil menumbangkan Markonah Bekasi dengan Skor akhir, 8 - 3.

HADIAH: Ketua Komunitas Tenis Putri NTB, Rodiah Minarni memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp. 7.500.000, untuk Tim Markonah Bekasi yang berhasil meraih juara II.
 

Ketua Komunitas Tenis Putri NTB, Rodiah Minarni, menyampaikan apresiasi atas partisipasi atlet putri dari 33 provinsi se Indonesia yang tergabung di dalam delapan tim. Sehingga, tournamen tenis yang diadakan secara perdana itu, berakhir dengan semarak dan semangat sportifitas yang tinggi.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih bagi peserta dalam tournamen ini," ucapnya saat memberi sambutan di acara penutupan tournamen tersebut.

Bagi Runner Up, sebut Rodiah, dihadiahi medali emas, serta uang tunai sebesar Rp. 1.000.000. Berbeda dengan juara II, sebesar Rp. 7.500.000, dan Juara III bersama, sebesar Rp. 5.000.000. Tidak hanya itu. Komunitas petenis ini juga menyediakan cinderamata unik, berupa kain songket khas NTB.

"Untuk cinderamatanya kami hadiahkan untuk seluruh team yang hadir di tournamen ini," katanya.

Diakui bahwa tournamen ini sengaja diselenggarakan, dalam rangka silaturahmi para petenis putri dari 33 provinsi se Indonesia. Kegiatan ini pun dirangkai dengan acara menarik lainnya. Seperti Fashion Show yang dimana para atlet tenis ini akan mengenakan busana khas NTB, kreasi para designer lokal.

SONGKET: Ketua Komunitas Tenis Putri NTB, Rodiah Minarni, memberikan cinderamata berupa kain songket Khas NTB kepada perwakilan masing-masing tim petenis putri.

Selain itu, para atlet tenis akan diajak untuk berkunjung ke Sirkuit MottoGP Mandalika, Lombok Tengah (Loteng), serta destinasi wisata lainnya di Pulau Lombok, NTB. "Karena selain olah raga, kami juga ingin mengenalkan potensi pariwisata di NTB. Untuk busananya sendiri kami disupport oleh Ketua Dekranasda NTB," bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua PELTI Kota Mataram, Hadi Sutarno, menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan para atlet tenis se Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf, jika terdapat kekurangan selama tournamen berlangsung.

"Atas nama PELTI kami ucapkan Terimakasih. Dan mohon maaf jika ada kekurangan di dalam pelaksanaan tournamen ini," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Tim Srikandi Reborn, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya dalam tournamen tenis tersebut. "Kami sangat berterimakasih kepada panitia penyelenggara tournamen karena telah melibatkan kami menjadi peserta," ucapnya.(RIN)