Lombok Timur, (postkotantb.com) - Forum Rakyat Bersatu Eko Rohadi SH, mengutuk keras sikap kepala Balai Pelatihan Vocasi dan Pelatihan Lenek Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur, pasalnya, berkali kali dihubungi Via Ponselnya, bahkan melalui Whatsap nya, selalu bungkam, Saat ditanya soal sikap diam dan bungkamnya terhadap insan Pers,     

Ketua Forum Rakyat Bersatu Eko Rohardi, sangat berang saat ditanya soal sikap kepala BPVP yang enggan dikonfirmasi"Tidak boleh kepala BPVP, hanya diam saja tidak mau membuka diri apa terlebih  kepada insan Pers sebagai penyambung mata dan telinga masyarakat," ketusnya.

"Kenapa saya mengatakan kepala BPVP harus membuka diri ,karena BPVP itu Lembaga Publik,jadi sebagai Lembaga publik, maka apapun informasi yang ada untuk masyarakat harus dibuka,supaya masyarakat juga tahu informasi.

Misalnya lanjut Eko Rohardi, kalau ada Pejabat pusat seperti dirjen Turun, berarti ada hal yang positif yang dibawa ke masyarakat dan masyarakat boleh tahu, meskipun yang umum saja, tidak masalah, kalau begini caranya,di telpon, di konfirmasi lewat Watsapp gak di respon, jika seperti ini,maka Kepala BPVP wajar kalau kita nilai sangat tertutup," kritiknya.

Eko Rohardi menegaskan ,"Saya pertanyakan juga  berapa anggaran yang di kelola,sehingga harus tertutup seperti itu, mestinya harus lebih terbuka biar jelas soalnya, ada efek ekonomi, Jangan jadi pimpinan yang tertutup. "Tegasnya.

Ditanya soal banyaknya secury atau satuan pengaman yang begitu banyak di pintu gerbang BPVP, saya juga pertanyakan apa tupoksi securyti yang begitu banyak, begitu gawatkah BPVP itu, sehingga begitu besar peran securyti di situ, apa tupoksi mereka masing masing.. Ini juga harus dibuka, " P
Pungkasnya.
        
Sementara itu Kepala BPVP Lenek saat di kontlfirmasi, via telpon genggam dan Watsapp nya belum ada jawaban, sampai berita ini ditayangkan. (Mul)