Lombok Utara, (postkotantb.com) - Keberadaan kantor pusat pemerintahan sebagai ikon daerah, selain mempercantik landscape tata ruang wilayah Kabupaten Lombok Utara, juga sebagai kenang kenangan di masa pemerintahan (bupati H Djohan Sjamsu). Pembangunan kantor bupati yang menelan anggaran senilai Rp 43 miliar ini, menjadi pusat layanan pemerintahan daerah Lombok Utara.
"Selain sebagai lokus sentral aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, keberadaan kantor ini juga sebagai ikon daerah dan mempercantik landscape tata ruang wilayah KLU", kata Parihin,S.Sos.
Parihin, selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah BAPPEDA KLU mengatakan, " Di tengah kondisi paska gempa bumi 2018 yang lalu dan situasi Covid 19 menimpa semua daerah, pemerintah Kabupaten Lombok Utara bertekad membangun kantor bupati sebagai lokus sentral aktivitas pemerintahan untuk pelayanan masyarakat.
Minimnya APBD akibat gempa bumi 2018 dan Covid 19 sejak 2020 tidak menyurutkan semangat pemda untuk segera memiliki kantor bupati yang permanen, ujarnya.
Bayangkan saja, lanjutnya, kebutuhan anggaran total dengan biaya konsultan capai kira kira 45 Milyar, (2 M biaya konsultan), 43 M untuk pembangunannya.Sisi lain daerah masih dalam situasi paska gempa di tambah Covid 19, lanjut Parihin, namun Bupati Djohan Syamsu tetap berihtiar, " Kantor Bupati harus terbangun di tahun ini 2022", kata Kepala Bappeda KLU ini didepan wartawan media ini, Selasa 5 Juli 2022.
Ia menyebutkan, luas lahan lokasi pembangunan kantor bupati mencapai 2,6 hektare dengan total luas lahan untuk bangunan kantor mencapai 2.332 meter persegi. Gedung kantor direncanakan terdiri atas empat lantai.
Meniru penyampaian bupati, Djohan Syamsu sebelumnya, Kepala Bappeda menyebutkan " Sebagai warga Lombok Utara patut bersyukur karena di usia yang masuk ke 14 tahun berdirinya Kabupaten Lombok Utara, baru saat ini bisa membangun kantor Bupati," bebernya.
"Tepat sebagaimana harapan bupati bahwa, di tahun 2022 akhir, pembangunan kantor bupati sudah rampung" tuturnya.Saat ini sudah mencapai 43 persen pembangunannya. "Mudah mudahan rencana mulia ini mendapat Ridho dari Allah subahanahuataala, Amin, kata Parihin saat sitemui postkotantb.com diruang kerjanya Selasa (5/7/2022). (@ng)





0Komentar