Lombok Timur,  (postkotantb.com) - Ada banyak tokoh Indonesia yang bisa menjadi panutan karena kesederhanaan dan integritasnya. Walau sudah tiada, nama mereka tetap harum dan sosoknya dijadikan teladan.

"Memang banyak godaan korupsi yang tidak dipedulikan. Integritas dan kejujuran menjadi pilihan," ujar Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Selong dari pejabat lama ke pejabat baru, Jumat (26/8).

Sementara selama kepemimpinan Kajari Selong, Irwan Setiawan Wahyuhadi, Bupati menyebutnya sebagai seseorang yang “Tedoq-tedoq nyelem,”. Artinya tidak banyak bicara namun melakukan pekerjaannya dengan baik dan tidak pernah macam-macam.

"Terima kasih dan berharap di tempat tugas yang baru, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Jawa Barat dapat meraih kesuksesan seperti halnya di Lombok Timur," ujarnya.

Sementara kepada penggantinya, Efi Laila Kholis, S.H., M.H. Bupati berharap apa yang sudah dirintis oleh pejabat lama dapat diteruskan di Kabupaten Lombok Timur. Diharapkan pula agar ke depan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dapat terwujud.

Sementara Kajari sebelumnya, Irwan Setiawan Wahyuhadi menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin. Baik dengan seluruh jajaran Forkopimda maupun masyarakat di daerah ini.

"Atas nama pribadi dan tugas, saya minta maaf atas kekeliruan yang mungkin terjadi dalam interaksi selama lebih dari dua tahun menjabat di Lombok Timur," tuturnya.

Selain Bupati, turut hadir dalam acara itu Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi Sj, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, juga organisasi wanita.(Mul)