![]() |
| FOTO: Humas MANDA/RIN. |
Mataram (postkotantb.com)-Dalam rangka mensosialisasikan hasil psikotes siswa kelas X, pihak MAN 2 Mataram (MANDA) kembali mengundang para orang tua untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan penjelasan program psikotes di Aula MAN 2 Mataram lantai 2, Sabtu (27/08/2022).
Program psikotes merupakan trobosan MANDA yang sudah berlangsung selama 10 tahun. Dengan tujuan memetakan bakat siswa agar tidak salah memilih jurusan, ketika hendak naik ke jenjang Kelas XI dan Kelas XII. Program ini merupakan kerjasama antara MANDA dan Lentera Hati Foundation.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala MANDA, H. Lalu Syauki didampingi Wakil Kepala Madrasah bidang Akademik, Lalu Ahmad Fahruddin, penanggungjawab Lentera Hati Foundation, Dr. MA. Muazzar Habibi, sejumlah guru Bimbingan Konseling (BK), serta ratusan orang tua siswa kelas X MANDA.
"Hasil psikotes ini menjadi referensi para orang tua untuk mengetahui jurusan mana yang sesuai dengan karakter anaknya," ungkap Kepala MANDA, H. Lalu Syauki, usai menutup kegiatan tersebut.
Diakui dia, selain dari pemetaan pihaknya juga melaksanakan tes IQ, minat dan Bakat siswa. Dengan hasil yang sangat luar biasa. Tingkat IQ dari psikotes tercatat hasilnya di atas rata-rata dan tentunya memuaskan.
Sehingga sosialisasi tersebut disambut antusiasme orang tua siswa. Tidak sedikit yang mengajukan diri untuk berkonsultasi, setelah menerima hasil psikotes anaknya.
"Tidak ada lagi orang tua yang ngotot. Kalau salah masuk kamar kan kasihan anak-anak. Setelah sosialisasi ini, orang tua akan mengirimkan berita mau kuliah di jurusan mana anaknya. Nah, dari sana kita akan kawal. Pada intinya kami tidak ingin siswa kami salah kamar," tegasnya.
Terpisah, Wakil Kepala Madrasah bidang Akademik, Lalu Ahmad Fahruddin, menambahkan, program psikotes kali ini penekanannya lebih menjurus ke kurikulum Merdeka Belajar. Test tersebut telah berlangsung selama satu hari, dengan rentang waktu 5 jam.
"Kita berharap hasil ini dapat menghasilkan potensi lain, sehingga siswa yang sudah lulus bisa dapat beasiswa ke perguruan tinggi yang dalam negeri dan luar negeri," harapnya.
Sementara itu, penanggungjawab Lentera Hati Foundation, Dr. MA. Muazzar Habibi, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi MANDA melaksanakan kegiatan psikotes.
"Kegiatan Ini menjadi pencerahan bagi orang tua siswa dan nilai plus bagi madrasah. Karena tidak semua sekolah yang bisa mengadakan kegiatan semacam ini. Terbukti hasil dari program psikotes di SMANDA sangat korelatif," sanjungnya.
Dijelaskan dia, hasil psikotes ini bukanlah akhir dari pemetaan jurusan untuk siswa kelas X MANDA. Karena masih ada 60 persennya lagi penilaian diambil dari aspek akademisnya. "Alhamdulillah orang tua siswa senang dan ke depan akan mendukung program MANDA," jelasnya.(RIN)


0Komentar