Lombok Timur, (postkotantb com) - Dalam rangka menangani inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur melaksanakan sejumlah terobosan. Diantaranya operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, bekerjasama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, mendistribusikan BTT dan dukungan transportasi dari APBD.

Hal itu dikatakan Sekda Lombok Timur dalam meeting Rakor keempat bersama Mendagri Tito Karnavian dan Pemda lainnya se-Indonesia, Senin (14/11).

Sementara Kepala BPS Lotim, Ir. Lalu Putradi mengatakan, Kota Mataram sebagai sample inflasi di Pulau Lombok mengalami deflasi 0,12 persen. Dengan deflasi yang terjadi pada bulan oktober kemarin, maka inflasi pada bulan januari hingga oktober sebanyak 5,86 persen. Ini lebih tinggi dari inflasi nasional yakni 4,73 persen. Terjadi perubahan harga mempengaruhi inflasi. Harapannya dua bulan terakhir ini inflasi berada di bawah 6 persen.

Kondisi harga kata Lalu Putradi, mengalami kenaikan di beberapa komoditas bahan pangan bulan November 2022. Seperti bawang merah, dan cabe rawit. Namun demikian harga beras stabil. Diharapkan sampai Desember mendatang kondisinya tetap stabil.

"Ini menandakan bahwa harga bahan pangan walaupun terjadi kenaikan di beberapa jenis komoditi, namun jika beras tetap stabil maka kondisi inflasi cukup kecil," katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Lotim, M. Juaini Taofik saat memimpin rapat yang bertempat di ruang Rapat Bupati mengingatkan agar semua OPD memfollowup terkait tindak lanjut tersebut dengan penuh kehati-hatian. Mengingat dari data upaya konkrit yang dilaporkan, Lombok Timur berada diantara 298 Pemda yang belum memenuhi keenam upaya konkrit dalam penanganan inflasi tersebut.

Sekda juga mengingatkan agar terus optimis pada anev minggu depan, sehingga bisa masuk di klaster 1 jika keempat upaya tersebut dapat dieksekusi.

"Apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan diikuti oleh dinas-dinas yang lain agar segera mengeksekusi kegiatannya. Bappeda agar memback-up bagian ekonomi untuk segera melaporkan progress penanganan inflasi daerah tersebut melalui aplikasi yang tersedia," pintar Sekda.(Mul)