Breaking News

Program Kodam IX/Udayana: Kodim Loteng Terus Genjot Perehapan RTLH di Lombok Tengah

 


Lombok Tengah, (postkotantb.com)  - Rehabilitasi dan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat kurang mampu terus digalakkan Kodim 1620/Loteng melalui program Praja Raksaka Peduli Rakyat Kodam IX/Udayana tahun 2023 di wilayah kabupaten Lombok Tengah.

"Program ini merupakan bantuan langsung dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, kepada masyarakat yang rumahnya memang tidak layak untuk di tempati untuk dilakukkan rehabilitasi dan renovasi," ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara lokasi, Sabtu (18/02/2023).


Dijelaskan Dandim, sebelum pelaksanaan rehabilitasi di realisasikan, seluruh anggota Koramil jajaran Kodim Loteng terutama Babinsa melakukkan pendataan pendataan kepada warga, yang ada di wilayah binaannya masing masing untuk di tentukan sebagai penerima manfaat bantuan bedah RTLH.

"Dan saat ini di Lombok Tengah melalui program Praja raksaka Peduli Rakyat sudah ada 3 sasaran rumah yang dilakukkan rehabilitasi, dan tempatnya berbeda beda" jelasnya.

Dari 3 rumah yang di rehab, 2 diantaranya sedang dalam proses pengerjaan. Dan 1 rumah di dusun jangkih jawe desa mangkung kecamatan Praya barat saat ini sedang dalam proses pembongkaran untuk dilakukkan perehaban.


"Nantinya tipe rumah ini semuanya sama  di buat permanen dengan ukuran 5 x 6 meter persegi," tegas Dandim.

Selain itu, Proses pengerjaan dan perehaban juga melibatkan 25 personel dan masyarakat setempat dengan tempo waktu pengerjaan sampai rumah benar benar 100 persen jadi sehingga nantinya bisa di tempati oleh warga penerima bantuan.


"Semoga melalui bantuan bedah RTLH ini masyarakat bisa merasakan manfaatnya sehingga apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat bisa tinggal di tempat yang layak bisa terwujud," tandas Dandim. (Red)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close