Breaking News

Drop Material, Satu RTLH Lagi Dibangun di Desa Labulia

 


RTLH yang dibangun baru di Desa Labulia kecamatan Jonggat Loteng 


Lombok Tengah, (postkotantb.com) - Program Peduli Rakyat kurang mampu terus digulirkan TNI Kodim 1620/Loteng melalui program pembangunan rumah Tidak Layak Huni (RTLH), menjadi Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2023, di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Sasaran prehaban RTLH kali ini kami  lakukkan di rumah milik Ratiah (84), di dusun Enjak desa Labulia kecamatan jonggat," ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara Selasa, (07/03/2023).

Selain rumah milik Ratiah, sebanyak Lima rumah sebelumnya sudah menjadi sasaran program RTLH Kodim 1620/Loteng yang yang tersebar di tiga kecamatan dengan tipe dan bentuk bangunan rumah semuanya sama.

"Jadi total RTLH yang kita rehab saat ini sebanyak 6 unit, dua unit di antaranya sudah jadi 100 persen, 3 unit saat ini dalam tahap finising 90 persen dan 1 unit sedang dilakukan drop material untuk dilakukkan prehaban," kata Dandim.

Menurutnya, program peduli rakyat melalui RTLH menjadi RLH akan terus digulirkan kodim secara bertahap, bertingkat dan berlanjut dengan sasaran warga masyarakat kurang mampu yang ada di desa khususnya di kabupaten Lombok Tengah.


"Rencananya, pada tahun 2023 ini setelah enam unit rumah yang sekarang dikerjakan selesai, setiap bulannya kita akan terus gulirkan bantuan rehab RTLH dengan ketentuan satu rumah untuk satu wilayah Koramil," terang Dandim.

Mudah mudahan apa yang kami lakukan ini berkah bagi semua, terutama bagi warga penerima bantuan bisa merasakan langsung manfaatnya bersama keluarga tercinta.

"Karena sedikit kami berbagi dan banyak kami sedekahi. Semoga upaya ini menjadi kesan positif bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian kami TNI Kodim 1620/Loteng untuk warga kurang mampu di Lombok Tengah," tandas Dandim. (Red)


0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close